Yamaha Lexi

Jelang Pendaftaran, Sosialisasi PPDB SMA-SMK Digenjot

  Kamis, 13 Juni 2019   Nur Khansa Ranawati
Sejumlah orang tua dan calon siswa melakukan simulasi pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 2 Bandung, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Kamis (13/6/2019). Simulasi tersebut bertujuan untuk mempraktikkan Prosedur Operasional Standar (POS) PPDB yang akan diselenggarakan pada 17-22 Juni mendatang. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM—Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 tingkat SMA-SMK akan berlangsung mulai Senin, 17 Juni 2019.

Guna memperlancar hal tersebut, Dinas Pendidikan Jawa Barat menggelar sosialisasi alur dan sistem PPDB baik di level penyelenggara, yakni pihak SMA dan SMK yang bersangkutan, juga pada level peserta yakni orang tua siswa.

Sekretaris II Panitia PPDB Jabar 2019 Edy Purwanto mengatakan, dalam H-5 pembukaan pendaftaran PPDB 2019 ini, sosialisasi yang dilakukan ke pihak penyelenggara sudah 100%. Artinya, seluruh SMA dan SMK se-Jabar telah menerima sosialisasi penyelenggaraan PPDB.

AYO BACA : PPDB 2019: 3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Daftar ke Sekolah

"Kalau sosialisasi ke sekolah SMA-SMK sudah 100%," ungkapnya ketika ditemui di SMAN 2 Bandung, Kamis (12/6/2019).
Meski demikian, dirinya mengakui masih ada pihak penyelenggara yang belum sepenuhnya memahami aplikasi yang akan digunakan. 

"Tapi yang masih banyak problem itu bagaimana teman-teman petugas menginput, kemudian pemahaman terhadap aplikasinya bagaimana," ungkapnya.

Sementara itu, untuk sosialisasi ke level peserta, Eddy mengatakan, hingga laporan terakhir sudah 63% terlaksana. Namun, pihaknya menargetkan angka tersebut bisa digenjot hingga 100% sebelum PPDB berlangsung.

AYO BACA : Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Akan Kumpulkan Sekolah Swasta Terkait PPDB

"Laporan terakhir kemarin Senin ke gubernur, untuk sosialisasi ke SMP dan orang tua murid baru 63%, sekarang insyaallah akan 100% baik ke operator, sekolah dan orang tua," jelasnya.

Di samping itu, dirinya menyarankan orang tua siswa yang akan mendaftarkan putra-putrinya ke SMA pada Senin untuk dapat memanfaatkan waktu secara efektif dan tidak terburu-buru mendaftar di hari pertama.

"Gunakan waktu seefektif mungkin, tidak perlu berdesak-desakkan di hari pertama karena ada waktu enam hari untuk PPDB," ungkapnya.

Orang tua murid juga diimbau dapat terlebih dahulu memahami jenis jalur penerimaan yag ada dan mengambil jalur yang paling sesuai dengan jarak rumah ke sekolah, nilai UN, prestasi UN dan non-UN serta pertimbangan lainnya.

"Hal yang penting adalah pertama kenali zonasi, kedua kenali potensi siswa karena di situ akan bisa dicari jalurnya," jelasnya.

"Misalkan rumahnya dekat dengan sekolah, ya silakan lewat zonasi, tapi kalau nilai UN bagus dan dirasa rumahnya jauh silakan lewat prestasi UN, atau misalnya ragu-ragu silahkan jalur kombinasi antara jarak dan nilai," tambahnya.

AYO BACA : SMA dan SMK Se-Jabar Lakukan Simulasi PPDB Serentak

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar