Yamaha Lexi

Kantor Pemerintahan Hong Kong Ditutup Karena Demonstrasi

  Kamis, 13 Juni 2019   M. Naufal Hafiz
Demonstran membawa payung kuning, simbol gerakan Occupy Central, dan spanduk dalam aksi protes menuntut pihak berwenang membatalkan RUU ekstradisi yang diusulkan dengan China, di Hong Kong, China, Minggu (9/6/2019). (ANTARA FOTO/REUTERS/Tyrone Siu/djo/ama)

HONG KONG, AYOBANDUNG.COM—Otoritas Hong Kong menutup kantor-kantor pemerintahan di pusat keuangan kota tersebut selama seminggu setelah kekerasan terjadi terkait undang-undang ekstradisi.

Undang-undang tersebut memungkinkan orang-orang dibawa ke Tiongkok daratan untuk diadili.

AYO BACA : Ribuan Orang Menentang Hukum Ekstradisi di Hong Kong

Pada Kamis (13/6/2019) pagi, hanya sedikit pengunjuk rasa yang masih berkeliaran saat kompleks gedung parlemen di kota itu sedang dibersihkan.

Otoritas Rumah Sakit Hong Kong mengatakan, hingga Rabu (12/6/2019) pukul 10.00 waktu setempat ada 72 orang yang sudah menjalani perawatan.

AYO BACA : Bom PD II Ditemukan di Hong Kong, 1.200 Warga Dievakuasi

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar