Yamaha Mio S

6 Dampak Mematikan Rokok Elektrik

  Kamis, 13 Juni 2019   Andres Fatubun
Ilustrasi vape.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Sebagian masyarakat menganggap rokok elektrik atau vape merupakan solusi bagi beberapa orang untuk berhenti merokok, namun ada bukti yang berkembang bahwa uap dari rokok tersebut berbahaya bagi kesehatan.

1. Merusak otak
Vape sama sekali tidak bermanfaat bagi kesehatan dan sama berbahayanya dengan merokok. Nikotin bersifat adiktif dan dapat merusak berfungsinya otak remaja. Vape ini mengandung nikotin yang dapat menyebabkan kecanduan produk atau obat nikotin lainnya.

2. Penyebab penyakit paru-paru
Vape mengandung sejumlah bahan kimia berbahaya seperti asetaldehida, akrolein, dan formaldehida, yang semuanya dapat merusak fungsi paru-paru. Zat kimia ini dapat menyebabkan penyakit paru-paru seperti cedera paru akut dan COPD.

3. Penyebab asma
Menghirup asap rokok dapat memicu asma, dan kebiasaan merokok ini dapat merusak paru-paru, yang berakibat berkembangnya asma. Akrolein kimia yang ditemukan dalam e-rokok adalah herbisida yang terutama digunakan untuk membunuh gulma, gulma adalah salah satu penyebab utama yang dapat berkembangnya asma.

4. Kerusakan DNA
Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui dampak dari vape terhadap DNA dan dinyatakan bahwa vape dapat menyebabkan kerusakan pada DNA manusia dan potensi kerusakan ditemukan meningkat dengan jumlah tiupan. Uap dari vape non-nikotin menyebabkan kerusakan DNA sebanyak yang disaring, kemungkinan karena banyaknya zat kimia tambahan yang ada dalam uap-rokok elektronik tersebut.

5. Menyebarkan infeksi
Kelemahan utama dari vape adalah orang-orang cenderung saling mencoba dengan orang lain, sehingga timbul penyakit menular. Hal ini meningkatkan risiko menyebarkan penyakit dan virus.

6. Menyebabkan kecanduan nikotin
Nikotin sangat membuat ketagihan dan merokok atau uap vape dapat menyebabkan orang tersebut kecanduan. Setelah kecanduan, bisa jadi sulit bagi otak untuk menghentikan kebiasaan itu. Beberapa risiko lain dapat menyebabkan kanker perut, kanker kandung kemih, kangker esophagus, penyakit jantung dan masalah pernapasan seperti emfisema.(Yuliana Nadiah Hamdan)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar