Yamaha NMax

Presiden Jokowi Minta Pemilu 2019 Dievaluasi

  Kamis, 13 Juni 2019   Fira Nursyabani
Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Perum LKBN Antara di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6/19). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memandang pemerintah dan DPR RI perlu mengevaluasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

AYO BACA : Jokowi: Tak Ada Jatah-jatahan Kursi Menteri

"Jadi, 'policy' di KPU. Akan tetapi, pemerintah dan DPR harus mengevaluasi itu semua untuk perbaikan," kata Jokowi dalam wawancara khusus bersama ANTARA di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

AYO BACA : Impian Jokowi tentang Indonesia pada 2024

Menurut dia, sejumlah hal yang perlu diperbaiki mengenai pemilu, antara lain, lama masa kampanye, waktu pelaksanaan antara pemilu anggota legislatif dengan pemilu presiden, dan kondisi kesehatan anggota KPPS.

Pemilu 2019 diatur oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Jokowi mengatakan bahwa bangsa Indonesia harus terus memperbaiki proses pesta demokrasi.

"Kita harus perbaiki terus, perbaiki terus, dengan pengalaman kemarin," jelasnya.

Pemilu serentak di Indonesia telah berlangsung pada 17 April 2019. Pemilu tersebut menggabungkan pemilu anggota legislatif dengan pemilu presiden dalam waktu yang bersamaan.

AYO BACA : Presiden Jokowi: Kabinet Kerja Jilid II Fokus Tiga Hal

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar