Yamaha Aerox

Tegaskan MK Independen, Ketua: Tidak Akan Bisa Dipengaruhi Siapa Pun

  Rabu, 12 Juni 2019   M. Naufal Hafizh
Ketua MK Anwar Usman. (Foto dok)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman menegaskan, lembaganya tidak akan dapat diintervensi siapa pun dalam menyidangkan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

AYO BACA : Akankah Kominfo Kembali Batasi Medsos Saat Sidang Gugatan MK?

"'Nggak akan bisa dipengaruhi oleh siapa pun. Kami hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan konstitusi, dan kami hanya takut kepada Allah SWT," tegas Anwar Usman kepada media di Gedung MK, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

AYO BACA : Kawal Sengketa Pilpres di MK, FPI Kota Bandung Kirim 500 Simpatisan

Anwar Usman mengatakan, MK akan memperlakukan semua pemohon pencari keadilan di MK, termasuk terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), secara adil.

Dia mengatakan, persidangan PHPU Pilpres di MK bukan semata tentang siapa yang kelak menjadi presiden terpilih, melainkan tentang keutuhan dan kesatuan NKRI.

Sementara itu, terkait permohonan gugatan PHPU yang dilayangkan Prabowo-Sandi, Anwar meminta publik melihat sendiri apa yang ada dalam persidangan nanti.

Sidang pendahuluan PHPU Pilpres akan dilaksanakan Jumat 14 Juni 2019. Setelah sidang pendahuluan dilaksanakan, MK memiliki waktu 14 hari untuk mengeluarkan putusan.

AYO BACA : Sejumlah Berkas KPU dan Bawaslu RI Diserahkan kepada MK

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar