Yamaha

Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Akan Kumpulkan Sekolah Swasta Terkait PPDB

  Rabu, 12 Juni 2019   Mildan Abdalloh
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019.

SOREANG, AYOBANDUNG.COM—Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung akan mengumpulkan SMP dan MTs swasta dalam waktu dekat ini.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Maman Sudrajat mengatakan, saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kerap terjadi kecemburuan dari sekolah swasta yang merasa tersisih oleh sekolah negeri.

"Akan kami kumpulkan semua SMP swasta," tutur Maman, Rabu (12/6/2019).

Pihaknya akan melakukan sosialisasi aturan PPDB di Kabupaten Bandung untuk tahun ajaran 2019/2020 yang akan dimulai akhir bulan ini.

"Aturan PPDB tahun ini pada prinsipnya berlaku juga bagi mereka (sekolah swasta)," ujarnya.

Menurutnya, sistem zonasi yang diterapkan dalam PPDB pada prinsipnya tidak membedakan sekolah swasta atau negeri, namun berlaku bagi semua satuan pendidikan.

AYO BACA : Sistem Zonasi, Upaya Pemerataan Jumlah Peserta Didik

"Akan kami sampaikan juga jika mereka merasa kurang peminat, supaya meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan," katanya.

Selama ini banyak masyarakat yang memilih sekolah negeri dikarenakan masalah mutu dan keringanan biaya. Untuk itu, selain harus memperhatikan mutu pendidikan, sekolah swasta juga akan diminta memperhatikan siswa dari masyarakat miskin.

Dalam PPDB tahun ini, Disdik Kabupaten Bandung membuat sembilan zonasi.

Zona satu meliputi Kecamatan Soreang, Kutawaringin, Katapang, Margahayu dan Margaasih. Zona dua meliputi Rancabali, Ciwidey, dan Pasirjambu.

Zona tiga meliputi Banjaran, Cangkuang, Arjasari, dan Pameungpeuk. Zona empat meliputi Pangalengan dan Cimaung. Zona lima meliputi Baleendah, Bojongsoang, dan Cimaung.

Zona enam meliputi Cimenyan, Cilengkrang, dan Cileunyi. Zona tujuh meliputi Cicalengka, Cikancung, Rancaekek, dan Nagreg. Zona delapan meliputi Ibun, Majalaya, Paseh, dan Solsokanjeruk. Zona sembilan meliputi Pacet, Ciparay, dan Kertasari.

AYO BACA : Mendikbud Sebut Sistem Zonasi Penting untuk Pemerataan Guru

Untuk zona satu daya tampung siswa mencapai 10.836 sementara potensi siswa mencapai 11.191. Di zona satu terdapat 78 SMP dan MTs dengan ketersediaan 301 rombel.

Zona dua daya tampung siswa mencapai 4.680 dengan potensi siswa hanya 4.143. Terdapat 37 SMP dan MTs dengan jumlah rombel mencapai 301.

Zona tiga daya tampung siswa mencapai 8.748 siswa dengan potensi mencapai 7.302 yang akan ditampung di 68 SMP dan MTs dengan jumlah rombel mencapai 243.

Zona empat daya tampung siswa mencapai 4.032, potensi siswa 4.478 yang akan ditampung di 31 SMP dan MTs dengan jumlah rombel 112.

Zona lima daya tampung siswa mencapai 7.884 potensi siswa 8.569. Di zona lima terdapat 219 rombel di 58 SMP dan MTs.

Zona enam daya tampung siswa mencapai 6.084 sementara potensi siswa mencapai 5.418.  di zona enam terdapat 169 rombel di 51 SMP dan MTs.

Zona tujuh daya tampung siswa mencapai 9.432 dengan potensi siswa sebanyak 9.110. Di zona ini terdapat 262 rombel di 69 SMP dan MTs.

Zona delapan daya tampung siswa mencapai 9.000 dengan potensi siswa sebanyak 9.329. Di zona ini terdapat 250 rombek di  71 SMP dan MTs.

Zona sembilan daya tampung siswa mencapai 9.720 dengan potensi siswa mencapai 7.063. Di zona ini terdapat 270 rombel di 79 SMP dan MTs.

AYO BACA : Zonasi dan Kuota PPDB SMP Kabupaten Bandung

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar