Yamaha Mio S

Bikin Geram Netizen, Pemotor Menerobos Perlintasan KA 2 Detik Sebelum Kereta Lewat

  Rabu, 12 Juni 2019   Nur Khansa Ranawati
Video pengendara motor menerobos dan melawan arus di perlintasan KA Kiaracondong.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebuah video berdurasi 15 detik yang memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor nekat di perlintasan rel kereta api viral setelah diunggah akun ATCS Kota Bandung di Instagram, Rabu (12/6/2019). Video tersebut diunggah oleh warga dengan akun @frmnn19.

Dia dan rekannya tengah berada di pinggir perlintasan KA Jalan Kiaracondong menunggu kereta yang melintas sambil merekam video ketika tiba-tiba seorang pengendara sepeda motor dari arah berlawanan melintas dan nyaris bersinggungan dengan kereta yang melaju.

Dirinya terus merekam video tersebut memperlihatkan sang pengendara motor yang berhasil lolos sembari mengumpat terkejut.

"Video kesekian kalinya di perlintasan kereta api, ada saja yang tidak sadar dengan keselamatannya sendiri," tulis ATCS Kota Bandung.

Tak ayal, video tersebut disambut oleh berbagai komentar kritik dari netizen. Hampir seluruhnya memprotes hal yang dilakukan pengendara motor tersebut sekaligus melayangkan unek-unek soal keamanan. 

"Seharusnya untuk perlintasan kereta ada penindak yang berjaga, paling tidal satu bulan berturut-turut untuk sosialisasi. Kalau tidak ada kereta lewat, biasanya ada yang memutarkan kendaraan, melawan arus, sampai ngetem. Padahal dekat polsek tapi enggak ngaruh juga," tulis akun om.yho dalam Bahasa Sunda.

Sementara itu, akun teddyep mengeluhkan hal serupa.

"Apalagi enggak ada palang, untuk area perlintasan apalagi yang ramai harusnya ada palang pengamanan, CCTV dan petugas. Berlakukan sanksi yang tegas tanpa toleransi. Saya perhatikan di area Kircon saja yang audah ada palang dan petugas masih banyak pelanggaran. Palang dibuka-tutup, petugasnya cuek," tulisnya. 

"Di Kircon mah emang gitu, jadinya kereta yang takut nabrak, bukan orangnya yang takut ditabrak," tulis akun marlin.rahayu.

Ketika dikonfirmasi, pihak PT KAI turut menegaskan bahwa hal tersebut melanggar hukum dan berbahaya. Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Noxy Citrea Bridara mengataka hal tersebut sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kecelakaan serius bahkan kematian.

Noxy mengungkapkan bahwa setiap masyarakat yang menerobos perlintasan kereta maka mereka sudah melakukan pelanggaran undang-undang lalu lintas dan bisa terkena sanksi. 

“Iya bisa saja mereka ditilang, kan sanksinya sudah jelas di undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan raya itu. Ini perlu untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar di perlintasan kereta api,” ungkapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar