Yamaha Aerox

Jelang Sidang Sengketa Pilpres, Bupati Cianjur Imbau Warga Tidak Terprovokasi

  Rabu, 12 Juni 2019   M. Naufal Hafizh
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengimbau warga tidak terprovokasi menjelang sidang sengketa Pilpres 2019. (Antara/Ahmad Fikri)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM—Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengimbau warganya agar tidak terprovokasi menjelang pelaksanaan sidang sengketa pemilihan presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Herman mengatakan, pihaknya melarang dan meminta warga untuk menolak berbagai ajakan dari pihak mana pun untuk melakukan aksi selama persidangan dilakukan.

AYO BACA : Ma'ruf Amin Dinilai KPU Tidak Langgar Syarat Peserta Pilpres 2019

"Melalui akhlakul karimah, kita harus menunjukkan bahwa Cianjur yang dikenal sebagai Kota Santri anti-kekerasan. Cianjur dikenal daerah yang warganya ramah, mari kita tunjukakn Cianjur kondusif dan menolak segala bentuk kekerasan," katanya di Cianjur, Rabu (12/6/2019).

Ia menjelaskan, proses penyelesaian sengketa pilpres diharapkan tidak ada pengumpulan massa yang menjurus pada tindak kekerasan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Jakarta.

AYO BACA : Sengketa Pilpres, TKN Siapkan Sebanyak 33 Kuasa Hukum

"Warga harus bijak dalam mengambil sikap dan tidak mudah terprovokasi.
Kita harus percayakan proses sengketa tersebut ke MK sebagai lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia," katanya.

Dia menegaskan, bersikap bijaksana dalam menyikapi jalannya proses persidangan sengketa pilpres di MK hingga tuntas tanpa terpancing hal yang tidak jelas.

"Jagalah kedamaian dan tolak keras segala upaya anarkis demi ketentraman bangsa ini. Mari kita jaga kedamaian. Kita tunjukkan Cianjur ini aman, tentram dan sejahtera," katanya.

AYO BACA : Gugatan Hasil Pilpres, Prabowo Minta Pendukungnya Tidak Hadir di MK

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar