Yamaha Mio S

Pelanggar Lalu Lintas Selama Ops Ketupat Lodaya 2019 Naik Dua Kali Lipat

  Rabu, 12 Juni 2019   Anya Dellanita
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto meninjau Pos Pelayanan Lebaran, Polres Bandung, Cikaledong, Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (1/6/2019). (Irfan Alfaritsi/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Jumlah pelanggar lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Jawa Barat (Jabar) meningkat dua kali lipat. Menurut data dari Polda Jabar yang diterima ayobandung.com, kenaikannya cukup tinggi, yakni 77%.

AYO BACA : Kasus Kriminal di Jabar Selama Ops Ketupat Lodaya 2019 Turun 64%

Dalam Operasi Ketupat Lodaya tahun lalu, pelanggar lalu lintas tercatat hanya berjumlah 3.480. Sementara di tahun ini berjumlah 6.782 pelanggar.

AYO BACA : Kecelakaan Lalu Lintas Menurun Selama 4 Hari Operasi Ketupat

Meski demikian, kecelakaan lalu lintas justru menurun sebanyak 36% di tahun ini. Sedangkan angka kemacetan mengalami kenaikan sebesar 34,39%.

Bila pada Operasi Ketupat Lodaya tahun lalu, angka kemacetan berjumlah 82 dengan menerapkan 136 strategi (contra flow, one way, buka tutup arus, dan kanalisasi sepeda motor), tahun ini angkanya sebesar 282 dengan menerapkan 547 strategi.

"Kejadian lakalantas selama Ops Ketupat 2019 periode tanggal 29 Mei sampai 10 Juni 2019 terjadi 58 kasus lakalantas. Dibandingkan dengan Ops Ketupat 2018 sebanyak 90 kasus, mengalami penurunan 32 kejadian atau turun 36%," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangan resminya.

Sebelumnya, Trunoyudo menyatakan, penurunan jumlah laka lantas di Jabar dipengaruhi oleh infrastruktur yang jauh lebih baik serta kinerja optimal yang ditunjukkan oleh berbagai pihak terutama TNI dan Polri. Kesiapan pemudik pada Lebaran kali ini pum jauh lebih baik dalam hal kesiapan fisik dan kendaraan yang digunakan untuk mudik.

"Kesiapan pemudik dalam persiapan mudik dan balik lebih menyiapkan diri baik secara fisik maupun kendaraan serta didukung juga angkutan umum masyarakat yang lebih baik," tuturnya.

AYO BACA : Polrestabes Bandung Tangkap 23 Pelaku Street Crime dalam 10 Hari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar