Yamaha Mio S

Dosen UIN SGD Terpilih Jadi Mitra Pendamping Desa Sejahtera Astra Internasional 2019-2020

  Rabu, 12 Juni 2019   Redaksi AyoBandung.Com
UIN Sunan Gunung Djati (SGD), Bandung. (Dok. UIN SGD)

CIBIRU, AYOBANDUNG.COM -- Lia Kamelia, dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Kota Bandung beserta tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarkat ( LP2M) terpilih menjadi mitra pendamping desa sejahtera Astra Internasional 2019-2020.

Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, MSi yang didampingi Kepala PKM, Dr. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag, M.Si menjelaskan, perlombaan Sayembara Program Kampung Berseri Astra Menuju Desa Sejahtera 2019 diadakan oleh PT. Astra International Tbk.

"Alhamdulillah berkat arahan, bimbingan dan masukan dari semua pihak. Saudari Lia Kamelia terpilih merupakan 1 dari 7 penerima bantuan yang diajukan PTN. Juga merupakan satu-satunya sebagai perwakilan dari PTKIN," tegasnya di ruang kerja PKM, Kampus I, Jl. A.H. Nasution No 105 Cipadung Cibiru Kota Bandung, Rabu (12/6/2019).

AYO BACA : Hal-Hal yang Bisa Kamu Lakuin Supaya Semester Baru Mu Lebih Bermakna

Desa Sejahtera merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Astra bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa, PDTT) Republik Indonesia yang diimplementasikan kepada masyarakat di desa dan kawasan perdesaan dengan konsep pengembangan ekonomi kawasan perdesaan yang bertujuan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, Astra, pemerintah dan masyarakat berkolaborasi mewujudkan wilayah pedesaan produktif yang memiliki produk-produk unggulan Desa. Proses pengembangan Desa Sejahtera dilakukan dalam beberapa tahapan dalam periode 2 tahun sampai dengan tahun 2020. 

Tahapan pengembangan Desa Sejahtera meliputi: Penetapan daerah sasaran Desa Sejahtera; Kelembagaan; Penyusunan rencana kerja/program; Pelatihan dan pembinaan pengembangan produk unggulan desa; Penetapan produk unggulanPemasaran dan inovasi produk unggulan.

AYO BACA : Guru Besar UIN SGD Bandung: Pemilu 2019 Paling Tidak Efisien

Astra berupaya untuk mengembangkan 500 Desa Sejahtera yang tersebar di seluruh provinsi di seluruh Indonesia sampai dengan tahun 2020.

Rektor menegaskan proposal yang diajukan Lia Kamelia dibawah pimpinan Dr. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag, M.Si yang berjudul Peningkatan Kualitas Produk Unggulan (Buah Jeruk dan Lemon) dan Pengembangan Desa Wisata Cigugurgirang Kabupaten Bandung Barat dalam rangka mengikuti program Kampung Berseri Astra menuju Desa Sejahtera.

Rektor menjelaskan, lokasi yang diajukan di Desa Wisata Cigugurgirang, Kabupaten Bandung Barat, itu akan mendapatkan pelatihan, pendampingan, donasi alat produksi untuk mengembangkan produk, jasa unggulan kawasan pedesaan.

Dr. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag, M.Si, anggota tim pendamping desa, Lia Kamelia bersama dosen dari Universitas Diponegoro, Universitas Surabaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Mataram, Universitas Pattimura diundang selama 3 hari Minggu-Selasa, 23-25 Juni 2019 untuk Workshop Pendampingan Desa Sejahtera, Kick Off Desa Sejahtra, dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang bertempat di Gedung Menara Astra Jakarta.

AYO BACA : UIN SGD Bandung-Pemkab Sumedang Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan & Sosial Keagamaan

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar