Yamaha Aerox

Wisatawan Asal Bogor Tewas Tenggelam di Pantai Sukabumi

  Rabu, 12 Juni 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi pengunjung memadati objek wisata pantai. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Seorang remaja yang merupakan wisatawan asal Bogor ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Karanghawu, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (11/6/2019).

"Korban diketahui bernama Ilham Hendika (17) yang merupakan pelajar warga Kampung Kedunghalang Sleweran, Cilebut, Kabupaten Bogor," kata Kepala Operasi dan SDM Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi Asep Edom Saepullah.

Informasi yang dihimpun dari Balawista, kecelakaan laut tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu almarhum bersama rekan satu kampungnya, yakni Lutfi (17) berenang di zona terlarang di pantai yang berada di Kecamatan Cisolok tersebut.

AYO BACA : Kapal Diterjang Gelombang Tinggi, 2 Warga Indramayu Hilang

Petugas Balawista sudah beberapa kali mengimbau bahkan melarang keduanya berenang di sekitar karang karena terdapat palung dan juga arus bawah laut serta pusaran air. Namun peringatan itu tidak digubris kedua korban dan tetap saja melanjutkan aktivitasnya di sekitar zona terlarang tersebut.

Tidak lama keduanya melambaikan tangan serta meminta tolong kepada petugas dan warga yang ada di pantai. Tim Balawista yang mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan penyelamatan terhadap kedua korban yang tubuhnya sudah semakin terbawa arus ke tengah laut.

Almarhum dan rekannya berhasil diselamatkan, namun karena kondisinya lemah maka langsung dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan pertolongan intensif dari tim medis Namun nyawa Ilham tidak berhasil diselamatkan, sementara kondisi rekannya saat ini sudah membaik dan hanya trauma akibat kejadian yang hampir merenggut nyawanya.

AYO BACA : Wisatawan Asal Bogor Tewas Tenggelam di Pantai Sukabumi

"Kami sudah peringatan berulang kali agar jangan berenang dan pindah lokasi ke tempat yang lebih, tetapi imbauan tersebut tidak dipedulikan. Padahal sudah diberitahu kepada keduanya bahwa pada paginya ada korban tenggelam di lokasi yang sama dan juga warga Bogor," katanya.

Asep mengatakan dari seluruh kejadian kecelakaan laut yang terjadi sejak 6 hingga 11 Juni atau mulai dari libur dan cuti bersama Idulfitri 1440 Hijriyah ini disebabkan wisatawan tidak peduli dengan peringatan dari petugas penjaga pantai bahkan dianggap angin lalu saja.

Korban kecelakaan laut pada Selasa (11/6/2019) tercatat sebanyak empat wisatawan dan satu penjaga pantai. Adanya petugas yang menjadi korban tenggelam karena terjepit karang saat menyelamatkan wisatawan yang tenggelam.

Adapun lokasi kejadian kecelakaan laut itu di Pantai Istiqomah Citepus sebanyak dua korban dan tiga korban tenggelam di Pantai Karanghawu II Kebon Kalapa. 

AYO BACA : Perairan Indonesia Berpotensi Dihantam Gelombang Tinggi Empat Hari ke Depan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar