Yamaha Mio S

17 Wisatawan Tenggelam di Pantai Sukabumi Selama Libur Lebaran

  Selasa, 11 Juni 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi wisatawan memadati pantai saat libur Lebaran 2019. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi berhasil menyelamatkan 17 wisatawan yang tenggelam di beberapa objek wisata pantai Laut Selatan Sukabumi.

"Dari tanggal 6 sampai 10 Juni jumlah wisatawan yang tenggelam mencapai 17 orang, seluruhnya berhasil diselamatkan oleh personel kami yang siaga di sepanjang pantai," kata Kepala Operasi dan SDM Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom Saepulah di Sukabumi, Senin (10/6/2019).

AYO BACA : 200 Ribu Wisatawan Kunjungi Pantai Pangandaran Selama Libur Lebaran

Menurutnya, kasus tenggelamnya wisatawan tersebut diakibatkan beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut adalah tidak mematuhi aturan, berenang di zona terlarang, tidak bisa berenang, sakit seperti keram, dan lainnya.

Namun dari semua kasus kecelakaan laut ini, mayoritas penyebab wisatawan tenggelam karena tidak mengindahkan imbauan dari petugas penjaga pantai. Mayoritas dari mereka tidak bisa berenang sehingga korban terseret arus dan tenggelam.

AYO BACA : Menikmati Keindahan Alam di 2 Pantai Kabupaten Garut

Salah satu kasusnya adalah tenggelamnya seorang remaja yang merupakan pengamen, yang diketahui bernama Danur (15), warga Kampung Terminal Bubulak, Desa Pasar Minggu, Kabupaten Bogor. Ia tenggelam di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, karena tidak menaati aturan saat berwisata di laut.

Beruntung nyawanya berhasil diselamatkan dua personel Balawista, yakni Romi dan Surya, yang bersiaga di lokasi saat kejadian. Korban pun langsung dievakuasi ke posko dan diberikan peringatan agar tidak nekat berenang di zona terlarang.

"Walaupun libur Lebaran sudah usai, tetapi objek wisata Laut Selatan Sukabumi masih ramai pengunjung, kami pun bersiaga penuh hingga 16 Juni dibantu personel keamanan dari TNI dan Polri serta potensi SAR lainnya," tambahnya.

Asep mengatakan pantai di Sukabumi memang indah tetapi tidak semua bisa direnangi, karena terdapat palung, pusaran air, arus bawah laut, dan batu karang. Pihaknya tidak melarang wisatawan berenang, tetapi diimbau untuk berenang di lokasi aman dan terdapat petugas penjaga pantai.

AYO BACA : 106 Wisatawan Tersengat Ubur-ubur di Pantai Parangtritis Yogyakarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar