Yamaha Mio S

Cerita Uncle Teebob 4 Tahun Pungut Sampah di Alun-alun Bandung, Tiap Tahun Makin Banyak

  Senin, 10 Juni 2019   Nur Khansa Ranawati
Tubagus Zaenal Arifin alias Uncle Teebob. (Nur Khansa/ayobandung)

REGOL, AYOBANDUNG.COM -- Sudah empat tahun pegiat sosial asal Bandung, Tubagus Zaenal Arifin alias Uncle Teebob rutin menggelar kegiatan bebersih Taman Alun-alun Bandung dan sekitarnya, terutama disaat libur panjang seperti libur lebaran dimana pengunjung kerap membludak.

Pemicu yang membuatnya mau repot-repot melakukan hal tersebut adalah pengalamannya melihat seorang anak yang tertusuk tusukan makanan empat tahun silam saat bermain di Taman Alun-alun.

Sejak saat itu, dirinya dan keluarga berkomitmen untuk menghindari kejadian serupa terulang dengan membantu membersihkan sampah di kawasan tersebut.

"Ketika piknik di sini pada 2015, ada anak yang kakinya tertusuk oleh tusukan bekas makanan, ketika dilihat sudah cukup parah. Setelah itu saya dan keluarga membagikan trashbag ke orang-orang," ungkapnya ketika ditemui di Taman Alun-alun, Senin (10/6/2019).

Tahun ini, Teebob juga melakukan kegiatan serupa. Sejak pagi, dirinya telah bersiap di taman Alun-alun bersama 50 orang relawan lainnya yang berasal dari berbagai komunitas pecinta lingkungan serta para seniman Kota Kembang. 

Dibekali trashbag dan sarung tangan, mereka turun langsung memunguti sampah di seluruh area taman dan masjid.

Kegiatan yang dinamai "Belajar Memungut Sampah" tersebut telah disosialisasikan via media sosial sejak beberapa hari lalu, mengajak para seniman, anggota komunitas dan masyarakat umum untuk turut bantu membersihkan Alun-alun.

Saat ditemui di sela kegiatan bebersihnya, Teebob mengatakan, selama satu setengah jam tim nya bekerja, mereka telah berhasil mengumpulkan 100 trashbag yang masing-masing berisi 4-5 kg sampah.

"Selama satu setengah jam kita kerja, sudah dapat dapet 100 trashbag, masing-masing beratnya 4 sampai 5 kg. Jadi kurang lebih dapat 400 sampai 500 kg sampah," ungkapnya.

Pria yang juga merupakan pendiri komunitas sosial Sahabat Uncle Teebob tersebut mengatakan, nantinya sampah-sampah tersebut diangkut ke TPS bekerjasama dengan PD Kebersihan yang bertugas. Pihak relawan dan PD Kebersihan bergantian kerja selama satu jam.

"Kami kerja sama dengan PD Kebersihan, memang belum dipilah tapi kita coba kumpulkan dulu. Kerjanya bergantian, masing-masing satu jam jadi ada jeda untuk istirahat," jelasnya.

Ketika ditanya pengalamannya menangani sampah di kawasan tersebut sejak 2015, dia mengaku jumlah sampah yang berserakan dari tahun ke tahun bertambah. Dia mengaku belum ada progres yag signifikan dari sisi kesadaran warga dalam membuang sampah sesuai aturan.

"Alhamdulilah, kita mungutin sampah mereka nonton (tertawa). Kita hanya coba memberikan edukasi dengan mencontohkan. Sampah juga tiap tahun makin banyak," tuturnya.

Salah satu hal yang paling menjadi hambatan, dia mengatakan, adalah persepsi masyarakat soal sampah dan petugas kebersihan yang dinilai masih salah.

"Mereka berpikirnya buang sampah ada petugas sampah, kasih duit selesai. Padahal sisa-sisa makanan kalau dibiarkan bisa jadi penyakit. Harus dipahami juga petugas sampah itu tugasnya bukan memungut sampah, tapi ngangkut sampah dari tempat sampah ke TPS," tuturnya.

Dengan membantu memungut sampah, dia berharap kerja para petugas PD Kebersihan dapat terbantu dan sampah yang berserakan di Alun-alun dapat tuntas dibersihkan. Selain itu, Teebob juga mengajak warga-wargi Bandung yang tertarik terlibat untuk langsung datang ke Taman Alun-alun. 

"Bagi warga yang mau ikut bergabung bisa langsung datang ke Taman Alun-alun hari ini sampai pukul 9 malam, trashbag sudah kami siapkan," ungkapnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar