Yamaha

Momen Lebaran, Momennya Pedagang Bunga

  Minggu, 09 Juni 2019   Netizen
Beberapa stan pedagang bunga saat Lebaran di Makam Caringin, Kamis (6/6/2019). (Karina Rahma Wati)

Bagi masyarakat Indonesia, perayaan Idulfitri atau Lebaran merupakan salah satu momen yang paling dinantikan. Selain untuk meraih kemenangan setelah melawan hawa nafsu selama sebulan, masyarakat Indonesia juga menjadikan Lebaran sebagai momen untuk kumpul keluarga.

Selain itu, tak jarang masyarakat Indonesia berziarah saat Lebaran. Kegiatan mengunjungi makam ini dilakukan dengan tujuan mendoakan mereka yang telah berpulang. Disadari atau tidak, kegiatan ziarah ini telah menjadi budaya di masyarakat.

Berziarah memang bertujuan mendoakan sanak saudara, namun rasanya kurang lengkap apabila tak menaburkan bunga atau menyimpan buket bunga di atas pusara. Oleh karena itu, pedagang bunga menjadi kebanjiran pembeli. Hal ini dibenarkan oleh iIbu Wien, salah satu pedagang bunga di Karang Anyar, Kota Bandung.

“Kalau hari biasa pendapatannya tidak menentu, tapi kalau Lebaran bisa naik sampai dua kali lipat lah ada,” ujar Ibu Wien di kiosnya, Jumat (7/6/2019).

AYO BACA : Unik! Ada Nasi Biru dari Kelopak Bunga Telang

Mengingat pendapatan dari berjualan bungan saat Lebaran cukup menjanjikan, pedagang musiman turut meramaikan usaha ini. Namun, hal tersebut tidak membuat Ibu Wien yang telah berjualan selama 20 tahun merasa tersaingi.

“Enggak atuh, Neng., soalnya kan rezeki emang udah diatur (sama Allah), rezeki mah ngga akan ketuker juga.” Jelasnya sembari tertawa.

Ibu Wien justru senang dengan adanya pedagang musiman ini. Selain mendapatkan rezeki, ia merasa turut membagikan rezeki kepada orang lain.

Dari penuturannya, banyak pedagang musiman yang membeli bunga ke kiosnya untuk dijual kembali di trotoar Jalan Otto Iskandar Dinata menjelang Idulfitri. Oleh karena itu, ia merasa telah memberikan lapangan pekerjaan kepada orang lain secara tidak langsung.

AYO BACA : Pedagang Bunga di Pemakaman Leuwigajah Kerkof Mengeluh Sepi Pembeli

Paling dicari

Di kios milik Ibu Wien ini terdapat beragam jenis bunga dengan berbagai macam warna. Mulai dari mawar dengan warna yang bervariatif, bunga sedap malam yang wangi, bunga daisy yang indah, bahkan bunga baby’s breath. Setiap tahunnya, bunga yang paling dicari pada saat momen Lebaran ialah bunga mawar juga bunga sedap malam. 

Ibu Wien sangat mengutamakan kesegaran dari berbagai bunga yang dijualnya. Bunga yang ia jual didatangkan dua hari sekali dari daerah Cihanjuang dan Lembang.

Untuk menjaga kesegarannya, ia rutin mengganti air di dalam ember penyimpanan bunga dalam sehari sekitar dua kali. Tak lupa, ia juga menyarankan untuk memotong pangkal dari tangkai bunga juga. Tujuannya agar tangkai dapat tetap menyerap air dan memberikan kesegaran bagi bunganya.

Karina Rahma Wati

Mahasiswa Jurnalistik Universitas Padjadjaran

AYO BACA : Jelang Lebaran, Pedagang Bunga Musiman Laris Manis

Netizen :

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar