Yamaha

Berwisata ke Lembang Wajib Cicipi Jajanan Khas Ketan Bakar

  Sabtu, 08 Juni 2019   Faqih Rohman Syafei
Penjual ketan bakar di kawasan wisata Lembang. (Faqih Rohman Syafei/ayobandung.com)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Jika sedang berlibur di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, kurang afdol rasanya bila tidak mencicipi jajanan khasnya. Salah satu penganan yang cukup terkenal di Lembang adalah ketan bakar. 

Jajanan ini sangat mudah ditemukan di sepanjang Jalan Raya Lembang. Jajanan ini juga sangat cocok untuk mengganjal perut di tengah cuaca Lembang yang cukup dingin dan sejuk. 

Ketan bakar terbuat dari beras ketan yang sebelumnya dimasak dengan cara dikukus. Setelah matang kemudian beras ketan tersebut dicetak dan dipotong berbentuk persegi panjang.

Setelah dibentuk dengan panjang ukuran 10 cm, ketan kemudian di panggang di atas arang selama 2-3 menit. Ketan disajikan dengan tiga toping yakni serundeng, sambal oncom, dan sambal kacang, sehingga menambah nikmat cita rasa jajanan ini. 

Dewi (50) salah seorang pedagang mengatakan ketan bakar sudah ada di Lembang sejak 1970-an dan menjadi favorit wisatawan. Hingga sekarang, jajanan ini masih banyak diburu oleh para pelancong.

"Kalau kata orang tua mah, ini sudah ada sejak tahun 70-an, bahkan sampai sekarang juga masih banyak yang suka warga sama wisatawan," ujarnya kepada ayobandung.com, Sabtu (8/6/2019).

Wanita yang sudah berjualan sejak era 80-an ini, mengaku menjual ketan bakar Rp8.000 per potong. Dalam sehari ia mampu menjual hingga 100 potong ketan bakar. Jumlah ini meningkat hingga tiga lipat jika memasuki musim liburan atau akhir pekan. 

"Kalau hari biasa mah 100 mah kejual, tapi kalau liburan seperti sekarang bisa sampai 300 potong. Pembeli banyaknya wisatawan dari luar daerah," terangnya.

Selain menjual ketan bakar, Dewi menjual jajanan khas lainnya seperti jagung bakar, colenak, dan pisang keju. Setiap hari dia berjualan mulai pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Sementara itu, salah seorang pembeli Iwan (38) mengaku menyukai ketan bakar karena rasanya yang khas dan juga harganya cukup ramah di kantong. Setiap kali berkunjung ke Lembang, dia tidak pernah absen mencicipinya. 

"Lumayan murah terus enak lagi, garing diluar lembut di dalamnya. Apalagi sambal oncomnya yang bikin tambah enak karena gurih dan ini khas banget rasanya," ungkapnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar