Yamaha Lexi

Mantan Bendahara Partai Demokrat Dapat Remisi Idulfitri

  Rabu, 05 Juni 2019   Anya Dellanita
Terpidana korupsi yang juga mantan Bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Mantan bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, menjadi salah satu dari 128 warga binaan Lapas Sukamiskin yang mendapat remisi khusus sebagian pada Hari Raya Idulfitri 1440 H. Nazaruddin mendapat remisi khusus selama dua bulan.

Remisi ini rupanya merupakan remisi tahun ketujuh yang diterima Nazaruddin. Dalam satu tahun, remisi tersebut bisa diterima hingga dua kali.

"Ini merupakan remisi tahun ketujuh yang diterima Nazaruddin. Satu tahun bisa menerima dua kali, artinya Nazaruddin menerima remisi yang ke-14," ujar Kalapas Sukamisikin, Tejo Harwanto, di Lapas Sukamiskin, Rabu (5/6/2019)

Namun, tak semua mantan pejabat warga binaan Lapas Sukamiskin mendapat remisi. Nama-nama besar seperti mantan wali kota Bandung Dada Rosada, mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, mantan ketua DPR RI Setya Novanto, dan mantan gubernur Jambi Zumi Zola, tidak mendapat remisi.

Ternyata, hal tersebut disebabkan karena adanya aturan ketat terkait pengajuan remisi kasus korupsi, yakni denda. Jika tidak membayar denda yang besar dan tidak mendapat Justice Collaborator (JC) dari KPK, maka siapapun itu tidak akan mendapatkan remisi.

Tejo juga mengatakan terhitung sampai hari ini, 5 Juni 2019, jumlah warga binaan Lapas Sukamiskin ada 473 orang, 417 di antaranya adalah muslim.  "Yang mendapat remisi hnya 128 orang saja karena ada aturan yang tadi itu ya, macam-macam ada dari 15 hari hingga dua bulan," tuturnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar