Yamaha Aerox

Jelang Lebaran, Kampung Blok Ketupat Kebanjiran Pesanan

  Senin, 03 Juni 2019   Nur Khansa Ranawati
Perajin ketupat di Blok Ketupat Bandung, Senin (3/6/2019).(Khansa/ayobandung.com)

BABAKAN CIPARAY, AYOBANDUNG.COM--Kawasan RW 13 Jalan Caringin Kecamatan Babakan Ciparay yang kerap disebut Kampung Blok Ketupat kembali dibanjiri pesanan jelang Hari Raya Idulfitri. Kampung ini memang telah lama dikenal sebagai sentra pembuatan ketupat di Kota Bandung. 

Berdasarkan keterangan salah satu pengrajin, Neneng (75) dari tahun ke tahun setiap menjelang lebaran, pesanan ketupat jauh melonjak dibanding hari-hari biasa. Sehari-harinya, Neneng membuat ketupat untuk dipasok ke sejumlah pasar dan pedagang hingga pedagang kaki lima.

"Biasanya bikin kupatnya saja yang sudah matang untuk pedagang, kalau cangkang kupat nggak banyak. Kalau lebaran pesanannya enggak kehitung," ungkapnya ketika ditemui Ayobandung.com di kediamannya di RT 01, Senin (3/6/2019) . 

Salah satu kerabat Neneng, Heni (46) mengatakan, di luar bulan Ramadan, sentra pembuat ketupat di RW 13 Jalan Caringin hanya terdapat di RT 01 saja. Namun, menjelang lebaran, pembuat ketupat bisa membludak hingga RT 07.

"Pembuat ketupat dari RT 01 sampai RT 07 juga ada, tapi kalau di hari-hari biasa, hanya di sini (RT 01) yang buat. Kami juga jual janurnya untuk yang berdagang ketupat sendiri," jelasnya.

Selly Yuianti (26), salah seorang pengrajin ketupat mengatakan di tempatnya pesanan sehari-hari di luar bulan Ramadan bisa mencapai 1.000-an buah. Namun, jelang lebaran, satu orang pelanggan saja rata-rata bisa memesan hingga 3 ribu buah. Omzet-
nya mencapai Rp10 jutaan dalam satu minggu menjelang lebaran.

"Wah enggak terhitung sih kalau lebaran. Satu orang bisa pesan 3 000 ketupat. Pemasukan bisa dapat Rp8-Rp10 juta seminggu sampai selepas lebaran," jelasnya.

Selly tidak bekerja sendiri. Dia juga memekerjakan warga sekitar untuk membuat anyaman cangkang ketupat untuk memenuhi pesanan. Euis (62) adalah salah satu buruh pengrajin. Dia mengatakan, dalam dua hari dirinya bisa menyelesaikan seribu buah ketupat.

"Sehari-hari atau dekat lebaran juga saya mah bikinnya seribu ketupat. Tapi upahnya jauh lebih besar kalau mau lebaran," ungkapnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar