Yamaha Aerox

BNN Jabar Tes Urine Sopir Bus Mudik Gratis di Gedung Sate

  Sabtu, 01 Juni 2019   Anya Dellanita
Pemeriksaan urine bagi sopir bus di Gdugn Sate, Sabtu (1/6/2019)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Badan Narkotiia Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat bekerja sama dengan Polda Jabar dan Dinas Perhubungan Jawa Barat menggelar pemeriksaan urine dan kesehatan bagi para pengemudi bus beserta asistennya yang nantinya akan mengangkut ribuan pemudik dari Bandung ke kampung halamannya masing-masing. Pemeriksaan kesehatan ini digelar demi mencegah terjadinya kecelakaan di jalan.

"Ya jadi dalam rangka mendukung program pemerintah yang menyelenggarkan mudik gratis, tentunya juga harus disertai dengan pengamanan. Oleh karena itu, perlu diantisipasi hal-hal yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas, salah satunya dengan tes kesehatan ini," ujar Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Jabar Anas Saefudin di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Sabtu (01/6/2019).

Menurut Anas, pemeriksaan yang diikuti oleh 70 orang pengemudi dari 35 unit bus ini untuk mengetahui positif atau tidaknya pengemudi dari narkoba dilihat dari urine, denyut nadi, dan tekanan darah. 

"Ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan berupa memberikan  jaminan keselamatan dan memastikan pengemudi bebas dari penyalahgunaan narkoba," kata Anas.

Anas juga mengatakan, berdasarkan pengalaman yang ada, diketahui orang menggunakan narkotika untuk menambah stamina, dan akan menyebabkan rasa tidak nyaman jika tidak mengonsumsi narkoba. Padahal menurutnya, hal tersebut salah besar.

"Anggapan tersebut salah, bahkan jika mengkonsumsi narkoba maka akan menimbulkan halusinasi, distorsi ruang dan waktu sehingga saat mengemudikan bus, pengemudi merasa kendaraannya masih berjarak, tapi pada kenyataannya sudab sangat dekat jaraknya," kata dia.

Sementara itu, Kanit Sidik Direktorat Narkotika Polda Jabar, AKP Imas Kumala mengatakan jika dari 70 orang pengemudi yang diperiksa ada yang terbukti menggunalan narkoba, pihaknya akan memproses mereka ke Polda Jabar.

"Seandainya sampai terjadi ada yang menggunakn narkoba, baik dari sabu, ganja atau semacamnya, paling prosesnya akan dikbawa ke Polda untuk pemeriksaan lebih lanjut. Untuk tindak pidananya, disesuaikan dengan kesalahan masing-masing," ujar Imas.

Untungnya, hingga semua pengemudi diperiksa, hasilnya semua pengemudi negatif menggunakan narkotik. Oleh karena itu, semua pengemudi sudah dilepas untuk mengantar para pemudik sampai tujuan pada pukul 16.00 WIB sore ini.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar