Yamaha Lexi

Jelang Lebaran, Pos Indonesia Target Remitansi Tumbuh 120%

  Jumat, 31 Mei 2019   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi remitansi. (pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Bisnis remitansi alias jasa penerimaan transfer uang dari negara asing ke dalam negeri menjadi salah satu model bisnis yang diandalkan PT. Pos Indonesia (Persero) dalam menopang pendapatannya menjelang momen hari raya lebaran Idulfitri 2019.

Selama periode Ramadan dan Idulfitri 2019, Pos Indonesia memproyeksikan jumlah transaksi akan mencapai di atas 250 ribu kali dengan nominal uang dibayarkan sebesar Rp1.2 triliun. Megacu kepada data tahun-tahun sebelumnya, kondisi ini diperkirakan akan bertahan sampai dua bulan setelah Idulfitri.

Proyeksi pertumbuhan tersebut, ujar Manajer Remitansi Luar Negeri PT. Pos Indonesia, Abdussyukur Muharam, disesuaikan dengan pertumbuhan transaksi riil tahun 2018. Pada tahun lalu, khususnya periode Ramadan  Pos Indonesia berhasil menghimpun 2780 ribu transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp1,26 triliun.

“Tumbuhnya Kenaikan 10-120% dibanding bulan-bulan biasa. Untuk tahun 2019 kami juga membidik target yang tidak jauh dari perolehan pada periode Ramadan tahun sebelumnya. Namun dari angka yang kami pantau sampai pekan ketiga bulan Mei ini, diperkirakan target akan terlampaui dengan jumlah transaksi di atas 280 ribu dan nilai kiriman sekitar Rp1,35 triliun. Angka yang serupa kita harapkan juga tercapai dalam bulan berikutnya setelah Ramadan,” kata Abdussyukur.

Untuk lebih mendorong dan mendekatkan diri selama momentum Ramadan, Pos Indonesia aktif menggelar gathering dengan berbagai kegiatan seperti buka bersama bersama keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di 30 titik lokasi di kota-kota seperti Mataram, Malang, Tulungagung, Cilacap, Indramayu, Karawang, Serang, Cirebon, Cianjur dan Sukabumi.

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat menggunakan jasa dan layanan Pos Indonesia khususnya pada layanan remitansi,” terang Abdussyukur.

Lebih lanjut, Abdussyukur menyebut Pos Indonesia telah menyatakan kesiapannya dalam menghadapi lonjakan transaksi pada momentum Ramadan dan lebaran tahun 2019.

“Kami sudah menyiapkan cash money untuk memenuhi kebutuhan transaksi remitansi pada periode Ramadhan dan lebaran tahun ini,” kata dia.
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar