Yamaha

Bandung Barat Siagakan Puluhan Petugas Kebersihan di Malam Takbiran

  Jumat, 31 Mei 2019   Faqih Rohman Syafei
Sejumlah petugas kebersihan saat akan mengankut sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS)Tegallega, Kota Bandung, Sabtu (23/6/2018). (Irfan Al-Faritsi/ayobandung.com)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 90 petugas kebersihan dikerahkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk membersihkan sampah pada malam takbiran Idulfitri 1440 H nanti. Diperkirakan pada malam takbiran volume sampah meningkat lebih dari 10%.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup KBB Rudi Huntadi mengatakan ada beberapa fokus utama pembersihan sampah pada malam takbiran di KBB, yaitu Padalarang, Lembang, Batujajar, serta Parongpong. Menurutnya, daerah tersebut banyak dilalui oleh kendaraan sehingga diperkirakan akan terjadi penambahan volume sampah. 

"Kalau masalah itu, kami fokuskan di wilayah perkotaan saja, karena wilayah-wilayah tersebut banyak dilalui oleh kendaraan. Contohnya Parongpong, Ngamprah, dan Padasuka upaya itu sudah dipersiapkan dan sudah di agendakan," ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (31/5/2019).

AYO BACA : Walhi Berbagi Tips Mudik Tanpa Sampah Plastik

Pengangkutan sampah pada malam takbiran akan mulai beroperasi sekitar pukul 22.00 WIB. Sedangkan untuk armada pengangkut sampah yang dikerahkan yakni sebanyak 10 unit dan dibagi ke beberapa wilayah. Selain menggunakan armada bermuatan besar, armada pengangkut sampah liar (APSL) pun akan diterjunkan sehingga sampah yang berserakan bisa terangkut semua. 

"Lembang tiga unit, Padalarang empat unit, Batujajar dua unit dan wilayah Parongpong untuk dump truck. Lalu APSL di unit UPT diturunkan yang di Lembang dua unit, Padalarang empat unit dan wilayah Batujajar satu unit itu masing-masing," katanya.

Dia menjelaskan akan terjadi peningkatan volume sampah pada malam takbiran dan setelahnya. Disebutkannya, pada hari biasa UPT Kebersihan mengangkut sekitar dua ritase sampah yang terjadwal, sekarang menjadi tiga ritase.

AYO BACA : Greenpeace: Penggunaan Plastik Meningkat saat Ramadan, 289 Ton Sampah per Hari

"Normalnya volume sampah KBB sekitar 700 ton, pasti ada kenaikannya sekitar 10% pasti, bahkan bisa lebih kalau 10% hanya 15 ton bisa lebih karena itu dilihat dari armada kami siagakan karena bisa saja penambahan sampai 25 ton kelebihannya nanti," terangnya. 

Ia memperkirakan, sampah di daerah wisata seperti di Kecamatan Lembang akan meningkat tajam setelah Lebaran, terlebih pada Sabtu-Minggu. Hal tersebut karena meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke obyek-obyek wisata. 

"Makanya kami sudah merencanakan untuk menyediakan satu unit khusus armada yang difokuskan di Lembangk khususnya untuk obyek-obyek wisata," ucapnya.

Diimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan, guna meminimalisir penumpukan sampah. "Kami juga terus berupaya dengan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam upaya ini," ungkapnya.

AYO BACA : Alun-alun Lembang Dihiasi Tumpukan Sampah yang Timbulkan Bau

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar