Yamaha Lexi

Wiranto: Ada Pejabat Lain yang Diancam Dibunuh

  Selasa, 28 Mei 2019   M. Naufal Hafizh
Menko Polhukam Wiranto (keempat kiri) didampingi Menkumham Yasonna H. Laoly (kiri), Jaksa Agung RI Muhammad Prasetyo (kedua kiri), Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (ketiga kiri) dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) memberi keterangan pers usai rapat koordinasi keamanan di Kementerian Koordinator Polhukam, Jakarta, Kamis (18/4/2019). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebutkan, ada pejabat lain yang diancam dibunuh selain empat pejabat negara lainnya.

"Memang yang diancam tidak hanya empat orang, ada pejabat-pejabat lain yang juga diancam seperti yang saya alami. Tapi, saya kira, kita tidak perlu surut dengan ancaman itu," kata Wiranto, saat jumpa pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Menurut dia, dirinya dan pejabat lainnya akan tetap teguh dalam menegakkan kebenaran dan menegakkan keamanan nasional.

"Memang rencana pembunuhan kepada pejabat itu kan ditujukan atau dimaksud untuk memberikan rasa takut agar pejabat yang bersangkutan kemudian mengurangi aktivitasnya, lemah. Tetapi kita tidak seperti itu," ujar Wiranto menegaskan.

AYO BACA : MK Akan Sulit Kabulkan Tuntutan Diskualifikasi Hasil Pilpres

Wiranto menambahkan, meskipun ada ancaman pembunuhan pihaknya dan pejabat lainnya tetap bekerja keras sesuai dengan prosedur yang ada.

"Orientasi kami adalah mengamankan keselamatan negara," kata Wiranto.

Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menyebutkan, empat tokoh nasional atau pejabat negara yang menjadi target pembunuhan dari enam tersangka yaitu Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Stafsus Presiden bidang intelijen dan keamanan, Gories Mere.

"Dasar kami sebenarnya hanya BAP yang resmi. Hasil pemeriksaan para tersangka yang sudah kita tangkap. Jadi, bukan informasi intelijen," kata Kapolri saat jumpa pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

AYO BACA : Satu Eksekutor Rencana Pembunuhan Tokoh Nasional Masih Dikejar

Sementara itu, satu pemimpin lembaga survei yang juga menjadi target pembunuhan, Kapolri enggan menyebutkannya.

Menurut Kapolri, setelah mendapatkan laporan adanya rencana pembunuhan kepada para tokoh nasional yang juga pejabat negara serta satu pimpinan lembaga survei, pihaknya langsung memberikan pengamanan dan pengawalan kepada yang bersangkutan.

"Ini para pelakunya yang disuruh untuk melakukan eksekusi sudah ditangkap," katanya lagi.

Sebelumnya, Korps Bhayangkara berhasil meringkus enam tersangka pemilik senjata api, yaitu HK alias Iwan, AZ, IR, TJ, AD, dan seorang wanita berinisial AF alias Fifi.

Mereka merupakan kelompok ketiga yang menunggangi aksi massa pada 21-22 Mei di Jakarta. Seluruhnya ditangkap secara estafet di wilayah Jakarta, Bogor, dan Bandara Soekarno-Hatta, pada 21 dan 24 Mei 2019.

AYO BACA : 4 Tokoh Nasional Jadi Target Pembunuhan Perusuh pada Aksi 22 Mei

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar