Yamaha Aerox

Tips Berolahraga Saat Puasa ala Melanie Putri

  Minggu, 26 Mei 2019   Nur Khansa Ranawati
Melani Putri

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Berolaharaga di bulan Ramadan tak jarang dianggap sebagai sesuatu yang berat bagi sebagian orang. Badan yang lemas dan kurangnya asupan cairan tubuh menjadikan kegiatan lari, senam atau olahraga lainnya nampak sebagai hal yang sulit dilakukan.
\n
\nPadahal, badan pun perlu tetap dijaga kebugarannya bahkan saat berpuasa. Aktris kondang sekaligus penggemar dunia olahraga, Melanie Fitria (37) adalah salah satu orang yang tetap rutin menjalankan olahraga di bulan Ramadan.
\n
\nMeski demikian, ritme olahraga dan waktu yang digunakan untuk berolahraga tetap perlu disesuaikan, terutama dengan kondisi badan masing-masing. Melanie mengatakan, dua jam sebelum berbuka adalah salah satu waktu yang tepat untuk mulai berolahraga.
\n
\nDua jam sebelum berbuka bisa melakukan olahraga ringan; seperti joggingstretching, dan latihan penguatan. Tapi semuanya benar-benar harus disesuaikan dengan kondisi berpuasa, ungkapnya ketika ditemui di Gedung Sate Bandung baru-baru ini.
\n
\nWanita yang juga merupakan Putri Indonesia 2002 ini menyarankan, olahraga yang porsinya lebih berat dapat dilakukan selepas berbuka.
\n
\nBoleh melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, tapi itu dilakukan setelah berbuka, katanya.
\n
\nKarena dirinya telah terbiasa dengan olahraga--bahkan hingga menjadi Brand Ambassador dari sejumlah produk kesehatan--berolahraga saat sahur juga tak luput dilakoninya.
\n
\nKarena aku sudah biasa berolahraga, sebelum imsyak juga disempet-sempetin olahraga dengan alat-alat kecil di rumah, yang bisa dilakukan dengan sederhana. Kemudian minum sampai puas, setelah itu bisa lancar puasanya, ungkapnya.
\n
\nDurasi olahraga ringan saat sahur tersebut, dia mengatakan, cukup dilakukan selama 20 menit saja. Selain itu, kebiasaanya berolahraga secara sederhana sejak dini hari juga dilakukan di luar bulan Ramadan, seperti menyempatkan olahraga ringan seusai salat subuh.
\n
\nKadang sehabis salat di atas sajadah aku lakukan planksit-up, dan latihan penguatan yang bisa dilakukan apa adanya, ungkapnya.
\n
\nMasalahnya memang masih ada stigma yang membuat seoah-olah olahraga itu berat, padahal bisa dilakukan dengan efektif dan mudah kapan saja di mana saja, tambahnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar