Yamaha Mio S

Ucay Merilis Single Baru, Seni Menahan Perasaan

  Sabtu, 25 Mei 2019   Anya Dellanita
Konferensi pers di Little White Cafe, Jalan Lodaya, Kota Bandung.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Setelah hengkang dari grup band pop punk asal Bandung, Rocket Rockers di tahun 2013 lalu, Noor AI Kautsar atau akrab disapa Ucay, kini memutuskan untuk bersolo karier. 

Ucay memutuskan hadir kembali dengan bentuk One Man Voice (OMV), yakni memadu padankan beragam tangga nada hingga menghasilkan sebuah komposisi musik yang bersumber dari satu penyanyi tanpa diiringi alat musik sama sekali.

Setelah merilis single pertamanya, 'Lebih Baik Daripada Dunia dan Seisinya', Ucay kembali dengan single-nya yang kedua, 'Seni Menahan Perasaan'. Lagu ini diambil dari album perdananya, 'RIBATH' yang membawa pesan penyemangat bagi anak muda dalam mengenalkan konsep ta'aruf.

Single 'Seni Menahan Perasaan' ini merupakan kolaborasi dengan Ta’arufun Movement, yakni komunitas dakwah pemuda yang fokus dalam membidangi media ta’aruf pra nikah. Lagu ini kemudian dirilis bersamaan dengan peluncuran video klipnya pada Sabtu (25/5/201) di Little White Cafe, Jalan Lodaya, Kota Bandung.

Lagu dan video klip yang sutradarai oleh Ivan 'Wazzilah' dan Anre Saputra ini mencoba untuk menggambarkan kegundahan pemuda dalam mencari pasangan hidupnya, namun tidak ingin terjebak dalam satu hubungan tanpa komitmen, yang kemudian memilih jalur ta’aruf. 

Ucay sendiri mengatakan lagu ini dibuatnya untuk 'menebus dosa'. Dia mengaku dirinya memang tidak terlalu alim, namun dia tetap mencari cara untuk lebih baik.

"Sebenarnya konsep lagu ini untuk menebus dosa saya, karena dulu waktu saya di Rocket, saya lagunya tentang pacaran. Saya bukannya terlalu alim gitu ya, cuma saya sadar saya melakukan kesalahan. Dan selama masih hidup nih, apa yang bisa saya lakukan untuk menebus kesalahan di masa lalu," ujar Ucay saat talk show.

"Kalau dulu kan update status punya pacar gini gitu. Kalau sekarang mah saya nyadar itu tuh wasting time banget. Dari situ teh, ngeclak we tiba-tiba," tambah Ucay.

Melanjutkan ceritanya saat bertaa'ruf sebelum menikah, Ucay mengatakan kalau pada dasarnya semua manusia itu baik, namun kadang bisa dikendalikan oleh nafsu jika tidak berilmu. Padahal jika berimlu, hawa nafsu bisa dikontrol. 

"Di saat kita bisa mengedepankan agama dan ilmu, di situlah kita merasa bahwa sistem yang telah Allah berikan ini (ta'aruf) adalah sistem terbaik, kenapa kita tinggalkan? Makanya ketika saya taa'ruf teh saya ingin membagikan pengalaman saya ke teman-teman kalau ta'aruf itu enak. Jadi saya sampaikan lewat lagu," ujar Ucay.

Untuk sasaran lagu, Ucay mengatakan dirinya menyasar pada semua lapisan masyarakat. 

"Saya ingin teman-teman dan masyarakat umum dari segi musik saya ingin mereka punya alternatif lain selain yang too much auto tune dan robotic sound. Dari segi lirik ya saya kan memang liriknua sambil syiar, jadi warna Islam yang saya pahami, saya tuangkan langsung ke lagu. Saya ingin pesannya nyampe ke masyarakat," tutur Ucay.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar