Yamaha Mio S

Gerbang Tol Baru Pengganti Cikarang Utama Sudah Beroperasi

  Sabtu, 25 Mei 2019   Dede Nurhasanudin
Kendaraan melintas di GT Cikampek Utama 1, Sabtu (25/5/2019). (Dede Nurhasanudin/ayobandung)

KARAWANG, AYOPURWAKARTA.COM -- Gerbang Tol (GT) baru pengganti GT Cikarang Utama sudah beroperasi. Sejak pertama dibuka pada Kamis (23/5/2019), antusias para pengendara cukup tinggi.

Setidaknya ada 40.304 kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama (Cikatama) yang berada di Ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 70, dan 31.651 kendaraan di ruas Tol Purbaleunyi melalui GT Kalihurip Utama (Kalitama). 

Kedua GT itu telah melayani transaksi sebanyak 71.955 kendaraan baik dari atau menuju Jakarta.

Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti, mengatakan bahwa di hari pertama operasi terpantau kepadatan sempat terjadi di kedua GT yang diakibatkan oleh beberapa faktor. Di antaranya adalah komposisi non Golongan I meningkat signifikan menjadi 71% dari rata-rata kondisi normal yaitu 29% yang mendominasi jumlah kendaraan, mengingat sesuai dengan prediksi Jasa Marga, jelang pemberlakuan larangan truk melintas pada periode Lebaran 2019, pengusaha logistik mengejar jadwal pengiriman barang secara masif.

Alasan kedua adalah banyaknya pengguna jalan yang memiliki saldo kurang pada uang elektronik saat transaksi di GT, bahkan juga ditemukan saldo Rp0 sehingga memperlambat waktu transaksi secara signifikan yang mengakibatkan antrean panjang kendaraan di GT.

"Alasan ketiga adalah tidak sedikit pengguna jalan yang bertanya tentang perubahan sistem transaksi dan pentarifan, terutama supir truk Kawasan Industri asal Karawang dan sekitarnya. Hal tersebut berdampak cukup signifikan mengurangi kapasitas transaksi gerbang sebesar 46%," kata Irra.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pengguna jalan di hari pertama beroperasinya kedua GT pengganti GT Cikarang Utama.

Dia memastikan bahwa Jasa Marga akan selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan, terutama menjelang periode arus mudik dan balik Lebaran 2019 dimana diharapkan dengan ditiadakannya titik GT Barrier (utama) lalu lintas dapat lebih lancar.

Pihaknya akan terus melakukan pengoptimalan pelayanan, di antaranya menambah proporsi jumlah gardu untuk kendaraan non Gol I untuk dapat melayani kendaraan golongan besar lebih banyak.

Mengantisipasi saldo kurang dari pengguna jalan, Jasa Marga bekerja sama dengan Bank Mandiri menambah mesin top up tunai yang saat ini berjumlah 3 unit di lapangan.

Melengkapi EDC untuk layanan Top Up Perbankan lainnya di gerbang sehingga top up bisa dilakukan untuk semua uang elektronik.

"Melalui pengoptimal itu diharapkan mampu memaksimalkan pelayanan terhadap pengguna jalan tol," ujar dia.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar