Yamaha Aerox

Pertamina Tingkatkan Jumlah Kebutuhan Elpiji di Wilayah Cirebon

  Jumat, 24 Mei 2019   Erika Lia
Pekerja menata tabung elpiji berukuran tiga kilogram di Depot LPG Pertamina Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/5/2019). (ANTARA FOTO/Moch Asim)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Kebutuhan elpiji di Wilayah Cirebon bakal ditingkatkan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III.

Antisipasi peningkatan kebutuhan elpiji bahkan telah dilakukan sejak hari pertama Ramadan melalui Satgas LPG. Langkah itu diambil mengingat Wilayah Cirebon, yang terdiri dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan, menjadi salah satu kawasan tujuan para pemudik kala Lebaran.

"Di masa awal Ramadan banyak warga yang memasak makanan sendiri, sehingga kebutuhan elpiji jadi meningkat," terang Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dewi Sri Utami.

Guna menghadapi peningkatan kebutuhan elpiji di Wilayah Cirebon, Pertamina sendiri telah menyiapkan 83 Agen Siaga dan 508 pangkalan LPG 3 Kg Siaga. Ada pula sembilan Agen LPG Non PSO (Public Service Obligation/Subsidi) Siaga.

Pertamina MOR III juga menyiagakan satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) Kantong. Bila diperlukan, pihaknya juga telah menyiagakan pasokan LPG fakultatif.

"LPG Fakultatif yakni pasokan tambahan yang sewaktu-waktu dilakukan sesuai kebutuhan," ujarnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya yang mampu, agar menggunakan Bright Gas 5,5 kg, Bright Gas 12 kg, dan Elpiji 12 kg. Dengan begitu diharapkan penggunaaan LPG 3 kg benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang tak mampu.

LPG non subsidi seperti Bright Gas dan Elpiji 12 kg, lanjutnya, dapat diperoleh di berbagai outlet, seperti minimarket modern dan SPBU. LPG non subsidi bisa pula didapat melalui layanan pesan antar pada Call Center Pertamina 135.

Dia menambahkan, masyarakat diminta pula cermat dalam memperhatikan keamanan penggunaan elpiji. Ketika tercium bau gas elpiji, masyarajat jangan langsung menyalakan api.

"Buka dulu pintu atau jendela agar bau gas tak terkumpul di ruangan. Regulator dan selang juga harus dipastikan terawat baik dan berstandar SNI," tandasnya.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar