Yamaha Aerox

Menag Lukman Hakim Saifuddin Kembali Diperiksa KPK

  Kamis, 23 Mei 2019   Fira Nursyabani
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berjalan meninggalkan gedung KPK seusai memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (22/5/2019). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (23/5/2019) kembali memeriksa Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam penyidikan kasus suap seleksi jabatan lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018-2019. Lukman diperiksa sebagai saksi untuk tersangka anggota DPR RI 2014-2019 inisial  RMY.

AYO BACA : Diperiksa KPK, Sekjen Kemenag: Tidak Bicara soal Menag maupun Rommy

"Hari ini, dijadwalkan pemeriksaan terhadap Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebagai saksi untuk tersangka RMY terkait tindak pidana korupsi suap seleksi jabatan lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018-2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

AYO BACA : Setelah Lukman Hakim, Kini Giliran Sekjen Kemenag Diperiksa KPK

Sebelumnya, Lukman juga telah diperiksa oleh lembaga antirasuah itu pada Rabu (8/5/2019) lalu, juga sebagai saksi untuk tersangka RMY. Saat itu, KPK mendalami empat hal. Pertama, mengonfirmasi Lukman terkait penerimaan uang Rp10 juta dari Haris Hasanuddin sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.

Kedua, KPK mengonfirmasi Lukman soal temuan uang di laci meja saat penggeledahan di ruang kerja yang bersangkutan. Selanjutnya, penyidik juga mengonfirmasi keterangan Lukman soal kewenangannya terkait proses seleksi jabatan tinggi di Kementerian Agama. Terakhir, penyidik juga menggali informasi mengenai apakah ada komunikasi atau pertemuan saksi dengan tersangka RMY.

Selain proses penyidikan terkait kasus suap seleksi jabatan di Kemenag, KPK pada Rabu (22/5/2019) juga telah memintai keterangan Lukman dalam proses penyelidikan terkait penyelenggaraan haji. "Jadi, bukan penyelidikan yang masih terkait dengan pengisian jabatan tetapi ini penyelidikan yang terpisah, yaitu terkait dengan penyelenggaraan haji. Penyelenggaraan haji tentu yang berada atau diselenggarakan saat Menteri Agama yang jadi saksi hari ini masih menjabat," ucap Febri di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

AYO BACA : KPK: Menag Sudah Kembalikan Uang Rp10 Juta dari Suap Jual Beli Jabatan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar