Yamaha NMax

Pemerintah Blok Sosmed, Pedagang Online Kehilangan Omzet 80%

  Rabu, 22 Mei 2019   Mildan Abdalloh
Online Shopping. (Pixabay.com)

UJUNGBERUNG, AYOBANDUNG.COM--Kebijakan pemrintah melakukan blokir sosial media dan aplikasi perpesanan membuat pedagang berbasis online mengalami penurunan penjualan sangat tinggi.

"Hari ini sejak WA, FB dan IG down, penjualan menurun sampai 80%," tutur Yadi Umar salah seorang penjual online di kawasan Ujungberung, Kota Bandung, Rabu (22/5/2019).

Yadi yang mempunyai produk essen untuk umpan memancing bermerek Al Ghozali biasa melakukan penjualan secara online melalui media sossial facebook, Instagram dan aplikasi perpesanan WA.

Setelah ketiga apikasi tersebut down, membuat usahanya nyaris lumpuh total. Sejak siang hari, dia hanya satu dua kali melayani pembelian dari konsumennya, itupun bukan melalui media online, melainkan penjualan secara konvensional.

"Yang beli hanya orang-orang dekat saja, karena pesan melalui FB dan WA nyaris tidak bisa dilakukan," ungkapnya.

Padahal, pelanggan Yadi banyak berasal dari luar daerah, termasuk luar jawa yang biasa melakukan pemesanan melalui aplikasi WA atau sosial media.

Bahkan kata Yadi, dia terpaksa kehilangan konsumennya karena tidak bisa berkomunikasi sama sekali.

"Kemarin sudah ada janji dengan pelanggan dari Tanjungsari dan anggota 330 Nagreg, mereka rencananya mau datang hari ini, tapi karena tidak bisa berkomunikasi, akhirnya batal datang," imbunya.

Penjualan secara online kata Yadi sangat mengandalkan sosial media dan aplikasi perpesanan WA. Baik untuk melakukan promosi, maupun komunikasi, termasuk mengirimkan bukti transfer dalam bentuk foto.

Saat ini kata dia, memang masih bisa membuka sosi media, namun dia tidak bisa mengunggah foto-foto produk untuk promosi.

Yadi mengaku kaget ketika mengetahui pemblokiran aplikasi perpesanan WA dan sosial media akan dilakukan selama tiga hari.

"Saya kira hanya satu hari. Kalau tiga hari terpaksa harus nguras tabungan untuk kebutuhan sehari-hari," tutupnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar