Yamaha Lexi

PPDB 2019: 3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Daftar ke Sekolah

  Rabu, 22 Mei 2019   M. Naufal Hafizh
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2020 dibuka pada 23-28 Mei. Orang tua calon siswa harus memperhatikan sejumlah hal sebelum mendaftarkan putra-putrinya ke SD maupun SMP pilihannya di Kota Bandung.

Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Mia Rumiasari mengingatkan kepada masyarakat agar menyiapkan persyaratan administrasi secara lengkap. Dia juga mengimbau agar dokumen aslinya turut dibawa pada saat pendaftaran.

“Mungkin lebih ke persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik baru sesuai dengan peminatan pada jalur yang akan diambil. Bawa juga dokumen yang aslinya karena itu akan ditunjukan,” kata Mia, Rabu (22/5/2019), seperti dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com.

AYO BACA : Ini Alur Pendaftaran dan Penyampaian Keluhan PPDB SMA Kota Bandung

Kedua, Mia mengimbau masyarakat lebih dulu mencermati jalur yang akan digunakan untuk mendaftar ke sekolah. Matang memilih jalur ini, menurutnya, harus diperhatikan agar target sekolah yang dituju sesuai dengan sasaran.

PPDB 2019 membuka jalur melalui perpindahan tugas orang, zonasi, dan jalur prestasi khusus untuk SMP. Kemudian, fomulasi zonasi berdasarkan domisili, Rawan Melanjutkan Pendidikan, ataupun kombinasi dominasi dan nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Terdapat pula kuota untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK).

“Cerdas memilih jalur yang diminati, jangan sampai karena salah memilih jalur PPDB kecewa. Karena tentunya tahun ini semua sekolah pemberlakuan persentasenya sama tidak ada lagi sekolah yang diistimewakan,” ungkapnya.

AYO BACA : Aturan PPDB Kota Bandung 2019 bagi Warga Luar Kota

Ketiga, Mia mengimbau masyarakat yang ingin bertanya, menyampaikan pengaduan, atau semacamnya, bisa mendatangi langsung Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di sekolah bersangkutan. Dia melanjutkan, sekolah diberi kewenangan penuh untuk menuntaskan masalah PPDB.

“Bisa diselesaikan di sekolah, karena kita sudah mengantisipasi semua masalah bisa diselesaikan di sekolah melalui sub-PPID di sekolah. Karena tahun ini kewenangan full ada di sekolah. Jadi, tidak perlu lagi ke Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Mia menegaskan, pada PPDB 2019 ini, Disdik Kota Bandung tidak membuka pelayanan terpadu khusus pengaduan dari masyarakat. Semua pelayanan tersebut kewenangannya sudah diserahkan kepada pihak sekolah.

“Tahun kemarin kan seolah-olah ada satu pintu di Dinas Penddikan, tahun ini tidak. Kita hanya menerima yang bersumber dari sub-PPID sekolah saja,” katanya.

AYO BACA : PPDB 2019 Sudah Akomodatif? Ini Kata Dewan Pendidikan Kota Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar