Yamaha NMax

Jelang Lebaran, Tren Permintaan Uang Kartal di Jabar Menurun

  Selasa, 21 Mei 2019   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi. (Antara)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM—Tren permintaan uang kartal atau uang kertas di Jawa Barat jelang Lebaran mengalami penurunan. Meski permintaan tiap tahun meningkat, namun kenaikan permintaan tahun ini hanya mencapai 9%, berbeda dengan permintaan tahun lalu.

AYO BACA : bank bjb Cabang Soreang Bina Petani Ikuti Program DPLK

"Kalau di 2018 naiknya (permintaan) hampir 10%, sekarang di bawah 10%, hanya sekitar 9%," ungkap Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Doni P Joewono di Bandung, Selasa (21/5/2019).

AYO BACA : Gunakan Sosmed, Dua Napi dan Kawanannya Raup Uang Ratusan Juta

Adapun permintaan uang pada Ramadan 2019 di Jabar diperkirakan mencapai Rp13.74 triliun atau meningkat 8,82% dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya. Sementara itu, persediaan uang untuk Jabar tahun ini diperkirakan sebesar Rp16,91 triliun, atau 123,16% dari perkiraan permintaan uangnya.

Pihak Bank Indonesia sendiri saat ini mulai mengimbau masyarakat untuk lebih banyak menggunakan transaksi nontunai.

"BI tetap taat menyediakan uang kartal, tapi kami juga mendorong nontunai. Jangan mengira uang nontunai ada bunganya. Uang (nontunai) itu sama saja seperti pengganti uang," jelasnya. 

Sementara itu, guna menjaga stabilitas distribusi uang jelang lebaran 2019 di Jabar, BI melakukan sejumlah langkah meliputi optimalisasi kas keliling dan Kas Titipan di Subang dan Sukabumi, serta melaksanakan “Mobil Layanan Penukaran Uang Terpadu”, bekerja sama dengan 13 bank umum, yaitu BRI, BRI Syariah, Mandiri, Bank Syariah Mandiri, BJB, BJB Syariah, BNI, BNI Syariah, BTN, BCA, Bank DKI, MayBank, dan Bank Muamalat. 

AYO BACA : BI Gelar Layanan Penukaran Uang di Bandung, Catat Lokasinya

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar