Yamaha Lexi

Jusuf Kalla: Demonstrasi Saja Tidak Akan Mengubah Hasil Pilpres 2019

  Selasa, 21 Mei 2019   M. Naufal Hafizh
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (21/5/2019). (Fransiska Ninditya)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, demonstrasi tidak akan mengubah hasil rekapitulasi perolehan suara Pilpres 2019 sehingga pihak Prabowo-Sandiaga memang sebaiknya mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

"Demo saja tidak akan menyelesaikan persoalan, yang bisa menyelesaikan persoalan kan MK. Seberapa besar demo pun tidak akan mengubah hal, yang mengubah hanya apabila ada suatu laporan yang terbukti, yaitu ke MK," kata JK kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (21/5/2019).

AYO BACA : MK Perketat Pengamanan Jelang Penyelesaian Sengketa Pemilu

Unjuk rasa memang tidak dilarang untuk dilakukan sebagai bentuk protes terhadap keputusan KPU, namun JK meminta aksi demonstrasi harus dilakukan dengan tertib dan tidak melanggar peraturan yang berlaku.

"Boleh saja tentu berpendapat atau mengeluarkan pandangan dalam bentuk demonstrasi, tapi harus juga teratur sesuai prosedur. Sabar, karena dalam kontestasi ini ada yang harus kecewa. Kekecewaan paslon 02 tidak mengubah keputusan," jelasnya.

AYO BACA : Massa Mulai Berdatangan ke Depan Gedung Bawaslu RI Selasa Siang

Selasa (21/5/2019) pagi, KPU menetapkan perolehan suara Pilpres 2019 dari 34 Provinsi dan 130 PPLN, yakni pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50 persen, sementara pasangan 02 Prabowo-Sandiaga memeroleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen. Jumlah pemilih nasional dalam Pilpres 2019 mencapai 199.987.870 pemilih, dengan jumlah suara sah Pilpres sebanyak 154.257.601 suara.

MK membuka kemungkinan bagi pihak yang tidak terima terhadap hasil keputusan KPU melalui penyelesaian sengketa Pilpres 2019. Pendaftaran sengketa Pilpres 2019 mulai dibuka Rabu (22/5/2019) dan ditutup pada Jumat (24/5/2019) pukul 23:59 WIB.

Apabila ada pengajuan sengketa Pilpres, penetapan capres dan cawapres terpilih oleh KPU akan dilakukan setelah sengketa tersebut selesai diputus MK pada 28 Juni 2019.

AYO BACA : Unjuk Rasa di Depan Bawaslu Sempat Memanas

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar