Yamaha Mio S

Menaker Buka Posko Pengaduan THR Mulai Hari Ini

  Senin, 20 Mei 2019   M. Naufal Hafiz
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri. (Ananda M. Firdaus/Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Kementerian Ketenagakerjaan membentuk Posko Pelayanan Konsultasi dan Penegakan Hukum Pembayaran THR Tahun 2019.

Posko tersebut bertempat di Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA), Gedung B, Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta.

"Posko dibuka mulai hari ini sampai dengan 10 Juni 2019," kata Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri di Kantor Kemnaker, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Posko tersebut akan memberikan pelayanan konsultasi pembayaran THR dan menindaklanjuti pengaduan keterlambatan pembayaran THR sesuai mekanisme dan ketentuan perundang-undangan.

AYO BACA : Ini Ketentuan Pembayaran THR Menurut Surat Edaran Kemenaker

Posko ini merupakan posko tahunan yang dibentuk setiap menjelang perayaan Idulfitri.

Menurut Hanif, jumlah pekerja/buruh yang melakukan konsultasi ke posko pada 2017 sebanyak 2.390 orang. Sementara itu, pada 2018, ada sebanyak 606 orang yang berkonsultasi.

Untuk pengaduan THR pada tahun 2018 ada 318 pengaduan, menurun 25 persen dari tahun 2017 yang sebanyak 412 pengaduan.

Di samping posko ini, pihaknya membuka sistem pengaduan THR secara daring untuk memudahkan pelaporan antara pusat dan daerah dalam pelaksanaan pembayaran THR.

AYO BACA : Ini Aturan Perhitungan THR Pekerja Perusahaan Swasta

Menaker menegaskan, THR wajib dibayarkan oleh perusahaan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Hal ini sebagaimana diatur dalam Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Menteri menyebut, perusahaan yang terlambat membayarkan THR kepada pekerjanya akan dikenakan denda.

"Juga perusahaan yang tidak membayarkan THR, perusahaan itu akan dikenakan sanksi administratif berupa teguran tertulis dan pembatasan kegiatan usaha," katanya.

Hanif telah menerbitkan Surat Edaran Menaker Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan THR Keagamaan Tahun 2019 yang ditujukan kepada para gubernur.

Melalui surat edaran tersebut, para gubernur memerintahkan bupati/wali kota dan pemangku kepentingan terkait di wilayah untuk mengawasi para pengusaha di wilayahnya dalam melaksanakan pembayaran THR tepat waktu kepada karyawannya.

Untuk mengantisipasi timbulnya keluhan dalam pembayaran THR, Menaker Hanif juga meminta provinsi untuk membentuk Posko Pelayanan Konsultasi dan Penegakkan Hukum Pembayaran THR Tahun 2019.

AYO BACA : Perusahaan yang Tidak Berikan THR Akan Disanksi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar