Yamaha Lexi

KPU Optimistis Rekapitulasi Suara Nasional Rampung dalam 5 Hari

  Sabtu, 18 Mei 2019   Fira Nursyabani
Ketua KPU Arief Budiman (kedua kanan) bersama Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi (kiri), Ilham Saputra (kedua kiri), Hasyim Asy'ari (kanan) menghadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Tingkat Nasional Dalam Negeri dan Penetapan Hasil Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Jumat (17/5/2019). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Ilham Saputra optimistis pihaknya mampu menuntaskan rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat provinsi paling lambat Rabu (22/5/2019) atau 5 hari lagi.

"Kami optimistis pada tanggal 22 Mei  rekapitulasi suara selesai. Saat ini hanya tunggu beberapa provinsi saja yang belum," katanya di Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Rekapitulasi nasional dilakukan mulai25 April sampai dengan 22 Mei mendatang. Hingga kini sudah 27 provinsi yang sudah tuntas dilakukan penghitungan, dan tujuh provinsi lagi belum. Pada Sabtu (18/5/2019) siang KPU RI tengah melangsungkan rekapitulasi suara tingkat provinsi dari daerah Papua Barat.

AYO BACA : Jokowi Menang Tipis dari Prabowo di Rekapitulasi Suara DKI Jakarta

Berkaitan dengan masih adanya beberapa daerah di provinsi yang mengalami kendala administrasi rekapitulasi suara, Ilham mengatakan bahwa seluruh persoalan di masing-masing wilayah sedang dalam penanganan intensif pihak terkait.

Situasi itu di antaranya terjadi di daerah Deli Serdang dan Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara yang belum menyelesaikan rekapitulasi suara di sebagian kecamatan akibat adanya perselisihan raihan suara.

"Di Nias Selatan ada sedikit kegaduhan saat proses rekapitulasi suara di tingkat daerah. Tapi masalah ini sudah ditarik ke provinsi dan telah tertangani," katanya.

AYO BACA : Situng KPU 87,88 Persen, Prabowo-Sandi Tertinggal Hampir 16 Juta Suara

Kegaduhan lain juga terpantau oleh KPU RI di Jayapura, Papua, berupa indikasi penggelembungan suara. Menurut Ilham, terdapat perolehan suara dari sejumlah calon legislatif yang tidak sesuai dengan jumlah pemilih di wilayah setempat.

"Kami sudah rekomendasikan agar kotak suara dibuka dan dihitung ulang, atau harus cek lagi data formulir kecamatannya untuk disandingkan," katanya.

Ilham mengatakan bahwa permintaan sebagian pihak yang merasa dirugikan untuk mengulang kembali pemungutan suara di masing-masing daerah itu tidak mungkin direalisasikan. "Karena waktunya memang tidak cukup lagi untuk pemungutan suara ulang, lebih baik ditangani secara intensif," katanya.

Dari 27 provinsi yang sudah dilakukan penghitungan, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul di 16 provinsi dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, unggul di 11 provinsi.

AYO BACA : Ditegur Bawaslu, KPU RI Bersedia Perbaiki Proses Input Situng

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar