Yamaha Lexi

Penahan Longsor Dibuat di Situs Gunung Padang, Ada Apa?

  Jumat, 17 Mei 2019   M. Naufal Hafiz
Tim gabungan BPBD, juru pelihara, dan warga sekitar situs Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat, berusaha membangun pagar bambu untuk menahan tanah dan mencegar terjadinya longsor susulan yang mengacam situs utama. (ANTARA/Ahmad Fikri)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur bersama juru pelihara dan warga sekitar berusaha membangun pagar penahan tanah di area timur Situs Gunung Padang yang longsor agar tidak meluas hingga lokasi utama situs.

"Tebing bagian timur dan barat Gunung Padang mengalami longsoran dan dikhawatirkan akan terus terjadi pengikisan akibat hujan yang berdampak pada kelestarian situs," kata juru pelihara Gunung Padang Nanang Sukamana saat dihubungi, Jumat (17/5/2019).

AYO BACA : Wisata Bogor: Situs Jami Paciing di Bogor Jadi Tempat Ziarah

Ia menjelaskan, sebelum longsor terjadi, warga sempat melihat retakan di sejumlah titik namun belum ditangani. Retakan tersebut pun berujung pada longsoran yang cukup besar.

"Untuk lereng bagian timur mengalami longsoran sepanjang 30 meter dengan ketinggian sekitar 70 meter sedangkan lereng bagian barat longsoran hanya selebar 7 meter. Meskipun jaraknya masih jauh ke lokasi utama situs," katanya.

AYO BACA : Warga Purwakarta Digegerkan Penemuan Situs Batu Menyerupai Benteng Keraton

Berbagai upaya pun dilakukan, salah satunya memasang pasak bambu di sekitar longsoran agar tidak meluas. Namun, pihaknya berharap ada penanganan lebih lanjut untuk mencegah retakan atau longsor susulan karena kawasan cagar budaya terancam rusak.

"Kami berkoordinasi dengan BPBD dalam penanganan lebih lanjut karena dengan kondisi musim hujan, tebing yang longsor akan terus terkikis dan mengancam bagian utama situs," katanya.

Sekretaris BPBD Cianjur Sugeng Supriyatno mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan tim untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan kondisi lapangan guna menentukan langkah lebih lanjut.

"Setelah mendapat laporan dan melakukan pendataan, kami bersama jupel dan warga sekitar melakukan penanganan awal dengan membangun pagar bambu penahan longsor," katanya.

Namun, ke depan, harus ada penanganan secara permanen agar kelestarian situs tetap terjaga. "Nanti dari hasil assesment baru ditentukan langkah jangka panjangnya. Saat ini tidak ada lagi retakan atau longsoran susulan yang terjadi," katanya.

AYO BACA : 4 Situs untuk Mengecek Rekam Jejak Para Caleg

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar