Yamaha Aerox

Pakar: Ajari Anak Puasa Secara Bertahap

  Jumat, 17 Mei 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi anak-anak berbuka puasa bersama. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Orang tua diimbau untuk mengajarkan anak berpuasa secara bertahap, perlahan-lahan, dan tidak memaksakan kehendak bila buah hati memang belum siap. Dokter nutrisi dr Rizal Alaydrus MSc dalam keterangannya mengatakan, sebaiknya orang tua mengajarkan anak berpuasa mulai dari tiga jam, hingga berlanjut sampai penuh saat anak sudah benar-benar siap.

AYO BACA : Ibu Menyusui ASI Eksklusif Disarankan tak Puasa

“Ajarkan berpuasa tiga jam dulu jika umur tiga tahun, setelah itu bertahap menjadi enam jam, sembilan jam, 12 jam,” kata dia.

AYO BACA : Lewatkan Makan Sahur Picu Penurunan Daya Tahan Tubuh

Orang tua sebaiknya tidak memaksakan kehendak agar anaknya bisa berpuasa. Disarankan anak diajarkan berpuasa ketika keinginan itu datang dari kesadaran anak sendiri.

Pemenuhan nutrisi pada anak yang belajar berpuasa ditekankan pada makanan saat sahur. Anak harus makan makanan bergizi lengkap kalau perlu ditambahkan dengan susu saat sahur.

Selain itu anak juga harus tidur lebih awal dari biasanya untuk persiapan bangun sahur agar tidur anak tetap cukup. “Hanya minum susu tidak bisa jadi pemenuhan gizi. Susu hanya jadi pelengkap, tapi sebisa mungkin susu ada di menu makan anak,” kata dia.

Rizal sangat merekomendasikan agar sebisa mungkin anak mendapat asupan susu setelah ada makanan yang dikonsumsi sebelumnya.

AYO BACA : 10 Tips Jaga Nutrisi Tubuh saat Puasa

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar