Yamaha Aerox

Ibu, Sosok Penting di Balik Anak Pecinta Alquran

  Kamis, 16 Mei 2019   M. Naufal Hafizh
Ketua TP PKK Kota Bandung Siti Muntamah Oded saat memberikan tausiah dalam acara Safari Senyum Ramadan di Masjid Al Jabar, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Kamis (16/05/2019). (Humas Setda Kota Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Ketua TP PKK Kota Bandung Siti Muntamah Oded mengajak orang tua, terutama ibu, untuk mengajarkan anaknya membaca Alquran sejak dini. Melalui ibu, anak-anak diharapkan menjadi pecinta Alquran.

Tak hanya itu, melalui ibu anak-anak bisa menjadi penghafal Alquran atau hafiz dan hafizah.

“Para ibu hebat itu mengajarkan anaknya selalu mencintai Alquran. Mereka mendidik anaknya untuk menjadi Hafiz dan Hafizah, tutur Umi, sapaan akrabnya saat memberikan tausiah dalam acara Safari Senyum Ramadan di Masjid Al Jabar, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Kamis (16/05/2019).

AYO BACA : Mang Oded Optimistis Jumlah Penghafal Alquran Terus Bertambah

Alhamdullilah, dengan adanya kegiatan Safari Senyum Ramadan. Kami terus bersilaturahmi dengan ibu-ibu di kewilayahan. Dengan ini, kami dapat berbagi ilmu,” lanjut Umi.

Bagi Umi, sosok ibu akan menjadi salah satu penentu karakter seorang anak. Umi berharap, kaum ibu muslim di Kota Bandung bisa menjadi seorang ibu yang cinta Allah dan Alquran. Dengan begitu, buah hatinya akan menjadi penghafal Alquran yang dapat membantu orang tuanya mendapatkan Surga Allah SWT.

Jadilah orang tua yang cinta Allah dan Alquran. Didiklah anak-anak kita untuk terus menjalankan perintah Allah. Niscaya mereka akan menjadi tabungan kita kelak nanti dalam meraih Surga-Nya, ucap Umi.

AYO BACA : Kota Bandung Targetkan Punya 151.000 Hafiz pada Tahun 2023

Dalam kegiatan tersebut, Umi mengawali mengajak jemaah untuk bertadarus surat pertama di juz 30 yaitu surat An-Naba. Safari Senyum Ramdan juga memberikan santunan kepada 50 Anak Yatim dan 50 paket sembari bagi kaum dhuafa.

Acara Safari Senyum Ramadan juga memberikan perhatian khusus kepada seseorang yang memakmurkan dan menjaga masjid untuk tetap bersih, yaitu marbot dan muazin. Keduanya diberikan santunan beserta pemberian Alquran untuk selanjutnya dipergunakan dalam kegiatan masjid.

Banyak umat muslim yang rindu dan menantikan datangnya bulan Ramadan. Sekarang Ramadan itu datang, kita sudah menjalankan hampir 11 hari berpuasa. Mari kita manfaatkan dengan perbanyak beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Sehingga kita menjadi manusia ya g beruntung, katanya.

Seusai Safari Senyum Ramadan di Kecamatan Mandalajati, rombongan melanjutkan ke titik selanjut yaitu di wilayah Kecamatan Cinambo dan Bandung Kidul.

AYO BACA : 3 Peninggalan Syekh Baim Yusuf, Penyebar Islam di Purwakarta

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar