Yamaha Lexi

PMI Kabupaten Bandung Akan Dirikan 3 Posko di Jalur Mudik

  Kamis, 16 Mei 2019   Mildan Abdalloh
Logo PMI. (Istimewa)

MARGAHAYU, AYOBANDUNG.COM—Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung akan mendirikan 3 posko di jalur mudik Idulfitri 2019.

Ketua PMI Kabupaten Bandung Achmad Kustidjadi mengatakan, daerah Kabupaten Bandung mempunyai banyak potensi terjadi bencana alam dan rawan terhadap kecelakaan lalu lintas.

Kabupaten Bandung menjadi lintasan pemudik dari luar daerah, juga menjadi tujuan wisata, tutur Achmad, Kamis (16/5/2019).

Dengan demikian, potensi terjadi kecelakaan lalu lintas bertambah dibandingkan dengan hari biasa karena volume kendaraan meningkat.

AYO BACA : Tips Membeli Mobil Second untuk Mudik

PMI, kata Achmad, berkepentingan untuk memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat dalam keadaan darurat.

Selama musim mudik ini kami akan mendirikan 3 posko di jalur-jalur rawan, ujarnya.

Satu pokso akan ditempatkan di Nagreg yang menjadi jalur utama mudik. Satu posko ditempatkan di Soreang, tepatnya di Jalan Al Fathu.

Posko lainnya akan dibangun di depan Kawah Putih untuk menangani sejumlah tempat wisata di selatan Kabupaten Bandung.

AYO BACA : Mudik 2019: PMI Kota Bandung Dirikan Posko di Tiap Kecamatan

Di Nagreg, posko akan didirikan sejak H-6 sampai H+7. Di posko ini akan dilengkapi satu unit ambulans dan motor emergency.

Posko Jalan Al Fathu Kecamatan Soreang akan didirikan sejak H-2 sampai H+7 Idulfitri dan dilengkapi satu unit ambulans.

Posko  depan Kawah Putih, Kecamatan Rancabali, akan didirikan pada H+1 sampai H+7. Satu unit ambulans akan disiagakan di posko tersebut.

130 personel disiagakan di semua posko, katanya.

Sebanyak 130 personel yang disiagakan tersebut terdiri atas 5 orang pengurus, 10 orang staf markas, 5 tenaga medis, 40 korps sukarela, 10 FKPP Pembina PMR, dan 60 PMR.

AYO BACA : PMI Kota Bandung Pastikan Stok Darah Aman Selama Ramadan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar