Yamaha Aerox

Genjot Ekonomi Daerah, Sekda Jabar Dukung Kemajuan Desa Lewat BUMDes

  Kamis, 16 Mei 2019   Nur Khansa Ranawati
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa, dalam Rapat Koordinasi Desa di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Rabu (15/5/2019) sore.

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memiliki sejumlah program digitalisasi desa dan akselerasi ekonomi desa guna mendongkrak kemajuan desa-desa di Jabar. Salah satunya yang paling baru adalah program rekrutmen 2.567 orang sebagai Chief Executive Officer (CEO) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Nantinya, tugas CEO ini adalah memajukan serta memperbesar skala usaha BUMDes hingga mampu berdampak pada ekonomi desanya. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan, program tersebut merupakan program unggulan yang tengah diandalkan Jabar untuk memajukan dan memeratakan ekonomi daerah.

AYO BACA : BUMDes Harus Mampu Memajukan Ekonomi Desa

"Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan meningkatkan kualitas SDM pada kemajuan kewirausahaan, dalam hal ini untuk mengelola BUMDes. Di pemerintahan saat ini kemajuan memang akan kita dorong dari desa," ungkap Iwa ketika ditemui selepas acara Rapat Koordinasi Desa di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Rabu (15/5/2019) sore.

Dia mengatakan, desa dipilih menjadi sasaran karena tingkat kemiskinannya yang reltif tinggi, juga sekaligus untuk mencegah urbanisasi.

AYO BACA : Majukan Desa Tertinggal, 250 Milenial Akan Ikuti Patriot Desa Jabar

"Ketiga, untuk pemerataan; menurunkan kesenjangan antara kaya dan miskin. Sasaran utamanya adalah SDM BUMDes agar jadi perusahaan yang maju dan besar bukan hanya untuk desanya, tapi untuk daerahnya," tuturnya.

Kemajuan BUMDes, Iwa menjelaskan, akan mendorong kapitalisasi ekonomi melalui adanya barang dan atau jasa yang berkualitas di desa yang bersangkutan, yang dapat menghasilkan uang.

"Dalam istilah ekonomi, akan terjadi multiplayer effect. Setiap ada investasi aktivitas ekonomi di atas Rp1milyar, maka akan terjadi kapitaliasi paling tidak Rp5milyar, begitu seterusnya hingga pendapatan masyarakat desa itu meningkat," ungkapnya.

Bila pendapatan dan kesejahteraan masyarakat meningkat, Iwa mengatakan, maka aktivitas ekonomi akan terus meningkat.

"Pada akhirnya secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Jabar juga akan meningkat," pungkasnya. 

AYO BACA : Pemerintah KBB Targetkan 165 Desa Miliki Bumdes

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar