Yamaha NMax

Demi Kesehatan, Cek Hal Ini Sebelum Membeli Makanan dan Minuman

  Selasa, 14 Mei 2019   Erika Lia
Ilustrasi. (Pixabay)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM—Masyarakat diimbau meneliti kualitas setiap makanan yang hendak dibeli.

Dalam sebuah sidak makanan ke sejumlah supermarket di Kabupaten Indramayu, Selasa (14/5/2019), tim gabungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, maupun Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, di antaranya menemukan kemasan makanan berupa sarden dengan kondisi kaleng penyok.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indramayu Yahya mengatakan, kondisi kemasan semacam itu berpotensi membuat bakteri masuk dan berkembang.

AYO BACA : Batasi Asupan Kalori Saat Puasa Mampu Cegah Penyakit Otak

"Kaleng kemasan makanan yang penyok memungkinkan bakteri masuk dan berkembang di dalam makanan itu," terangnya.

Tim pun meminta manajemen supermarket yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu menarik sarden berkaleng penyok.

Di supermarket lain di Kecamatan Jatibarang, ditemukan produk makanan dengan keterangan kedaluwarsa tertutup stiker harga.

AYO BACA : Lima Cara Dandan ini Bisa Bahayakan Matamu

"Keterangan berisi masa kedaluwarsa harus bisa dibaca jelas konsumen agar mengetahui makanan itu masih layak konsumsi atau tidak," ungkapnya.

Selain mengamati kondisi makanan dan minuman yang dijual berikut kemasannya, tim pun melibatkan aparat kepolisian dalam sidak tersebut. Tim juga memantau stok dan harga barang, terutama bahan pangan pokok.

Secara umum, stok dan harga bahan pangan masih sesuai harga eceran tertinggi (HET). Untuk harga bawang putih yang sebelumnya melonjak, saat ini telah turun menjadi Rp35.000/kg.

Hanya, diketahui harga telur ayam sedikit di atas HET dengan Rp23.500/kg. Sementara, HET telur ayam hanya Rp23.000/kg.

Menjelang Idulfitri, pihaknya mengimbau masyarakat memeriksa produk makanan dan minuman yang hendak dibeli. Kemasan produk haruslah mulus dan tak ketinggalan memperhatikan masa kedaluwarsa makanan/minuman.

AYO BACA : Masyarakat Diminta Waspadai Parsel Kedaluwarsa

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar