Yamaha NMax

Polrestro Bekasi Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras Ilegal

  Jumat, 10 Mei 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Polres Metro Bekasi Kota memusnahkan ribuan botol minuman keras atau miras ilegal di halaman makonya, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Jumat (10/5/2019). (Ananda)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Polres Metro Bekasi Kota memusnahkan ribuan botol minuman keras atau miras ilegal di halaman makonya, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Jumat (10/5/2019). Miras ilegal tersebut hasil sita dalam operasi yang dilakukan pada Februari hingga April lalu. 

"Operasi yang digelar dalam dua bulan terakhir menjelang bulan suci Ramadan oleh para anggota Polres Metro Bekasi Kota pada tiap malam berjalan ke toko-toko yang diduga menjual minuman keras tersebut tanpa izin," terang Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota Sigit Haryono.

Dia menyebutkan total miras yang dimusnahkan tersebut sebanyak 3.015 botol. Sementara pemusnahannya sendiri dilakukan dengan cara lain yakni miras dari botol-botol tersebut dituangkan ke dalam drum. Setelahnya disedot menggunakan mobil tangki dan akan dibuang ke tempat pembuangan limbah. 

Di tempat sama, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan selain karena perintah agama dan untuk menjaga kesucian Bulan Ramadan, pemusnahan dilakukan agar masyarakat jauh dari barang yang tidak menyehatkan ini. 

"Tubuh kita ini ada kadaluarsanya. Kalau kita tidak isi saja ada masa akhirnya, kita tambah sparko dan makanan bergizi lainnya, fungsinya tetap menurun hingga sampai pulang ke ilahi. Apalagi ditambah miras umur belum sampai 50 tahun sudah menurun daya tahan tubuhnya," jelas Indarto.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan kegiatan ini memang termasuk agenda rutin jelang puasa. Menurutnya pemusnahan ini adalah usaha keras dari Polres, Kodim 0507 dan Pemerintah Kota Bekasi untuk mengurangi dampak negatif untuk masyarakat.

Pada setiap agenda pemusnahan atau penjaringan miras ilegal, dirinya telah percaya pada polisi sehingga sengaja diserahkan semua urusannya kepada Polres termasuk pada bulan suci Ramadan sekarang. 

"Kita harap masyarakat benar-benar jauhi minuman keras ini, apalagi toko toko yang menjual sengaja secara ilegal tanpa ijin. Semoga masyarakat bisa ikut sosialisasi mengenai bahayanya narkoba dan minuman keras ini agar menghindarinya," kata Rahmat. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar