Yamaha Aerox

Menikmati Kesejukan di Masjid Bambu Cirebon

  Jumat, 10 Mei 2019   Adi Ginanjar Maulana
Masjid bambu Ash Shamad di Kelurahan Kebonbaru, Kota Cirebon.(Antara)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM--Masjid bambu Ash Shamad di Kelurahan Kebonbaru, Kota Cirebon menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena menghadirkan suasana adem terutama di bulan Ramadan.

"Bahan dasar masjid ini dari bambu, karena memang temanya tropis dan belum ada di Cirebon," kata Dewan Penasehat DKM Ash Shamad, Watid Syahriar di Cirebon, Jumat (10/5/2019).

Watid mengatakan masjid yang terbuat dari kayu itu banyak seperti Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan lainnya. Untuk itu pihaknya memilih bambu sebagai bahan dasar.

Masjid Ash Ashamad merupakan satu-satunya masjid bambu di Kota Cirebon dengan luas tanah sekitar 370 meter persegi. Sedangkan bangunan masjidnya hanya 260 meter persegi.

Masjid bambu itu dibangun pada 2015 silam dan dia merancang sendiri arsitektur masjid. ‎

"Ini memang tak terlalu besar untuk ukuran masjid, tapi jamaah selalu ramai hingga ke halaman saat salat Jumat," ujarnya.

Watid mengaku memilih bambu karena beberapa faktor, termasuk soal usia bambu yang mencapai 15 hingga 20 tahun.

Dan bangunan masjid tersebut kata Watid, 75 persen terbuat dari bambu dengan atapnya menggunakan ijuk, agar sejuk.

"Kita juga padukan dengan bebatuan, agar orang salat itu merasa kesejukan, masjid itu harus menyejukkan juga," katanya.

Watid mengatakan proses pembangunan masjid bambu memakan waktu selama dua bulan setengah. Bambu yang digunakan untuk bangunan utama, seperti tiang bangunan merupakan bambu pilihan.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar