Yamaha Mio S

Ketua KPU RI Jenguk Ketua KPU Bekasi yang Jatuh Sakit

  Kamis, 09 Mei 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Ketua KPU RI Arief Budiman berkunjung ke Kantor KPU Bekasi, Rabu (8/5/2019). (Ananda M Firdaus/ayobandung.com)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Ketua KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni dikabarkan jatuh sakit dan tengah dalam perawatan di RSUD Kota Bekasi di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, sejak Rabu (8/7/2019) petang.  Mendengar kabar itu, Ketua KPU RI Arief Budiman yang memiliki jadwal monitoring pelaksanaan tahapan pemilu di Bekasi langsung menjenguk Nurul. 

"Pertama, untuk monitoring, apakah temen-temen masih terus menjalankan pekerjaannya sebagaimana tahapan atau tidak. Selanjutnya saya ingin menengok karena Bu Nurul sedang sakit. Saya pastikan dia bisa recovery dengan cepat," kata Arief ditemui di sela kunjungan ke kantor KPU Kota Bekasi. 

Arief menyampaikan, bahwa setelah kunjungannya tersebut keadaan Nurul belum tampak membaik. Nurul disebut memiliki tekanan darah tinggi sehingga harus mendapat perawatan. 

AYO BACA : Pemkot Bandung Beri 'Uang Kadeudeuh' kepada 8 Keluarga Korban KPPS

"Saya cek apa perkembangan sakitnya. Ternyata belum ada perkembangan cukup bagus. Karena hasil pemeriksaan tadi siang tekanan darahnya masih 175/110, malam ini dicek lagi masih segitu," jelas Arief. 

Oleh karenanya, dia meminta Nurul beristirahat agar segera pulih. Di samping itu Arief juga telah berpesan pada penyelenggara pemilu yang lain untuk menjaga dan memeriksakan kesehatan. Ia menyampaikan hal itu dalam forum rapat pleno rekapitulasi suara di kantor KPU Kota Bekasi. 

Menurut Arif, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kemenkes dan Polri agar bisa memfasilitasi pemeriksaan kesehatan terhadap para penyelenggara pemilu di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya di bawah naungan kedua lembaga itu.

AYO BACA : Banyaknya KPPS yang Meninggal Jadi Beban Sejarah Pemilu Indonesia

"Saya ingin mengingatkan kepada semuanya kalau misal ada yang merasa tidak nyaman tubuhnya, sakit, pusing, jangan diteruskan, mohon segera lakukan pemeriksaan," tandas Arief.

Sementara itu, selang sehari sebelum Nurul masuk rumah sakit, Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin juga harus mendapat perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi. 

Jajang diduga kelelahan sehingga pingsan di sela waktu istirahat berbuka puasa dan salat magrib dalam kegiatan rapat pleno rekapitulasi suara, Selasa (7/5/2019). Sehari setelahnya di media sosial Jajang dikabarkan meninggal dunia, tapi kabar tersebut dibantah komisioner. 

"Kami sampaikan bahwa kondisi beliau saat ini masih dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi. Beliau sudah siuman dan bisa berkomunikasi. Hanya masih perlu istirahat karena kelelahan. Demikian harap menjadi maklum dan mohon doanya," terang Komisioner KPU Kabupaten Bekasi Bidang Teknis Abdul Harist.

AYO BACA : Pecah Pembuluh Darah Otak, Ketua KPPS di Sukabumi Meninggal

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar