Yamaha Lexi

Rapat Pleno KPU Jabar, Ada Selisih Angka Pemilih pada Rekapitulasi Suara

  Rabu, 08 Mei 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ketua KPU Jabar Rifqi Alimubarok. (Eneng Reni/Ayobandung.com)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM--Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan umum 2019 tingkat Provinsi Jabar resmi dibuka, Rabu (8/5/2019). Rapat pleno terbuka ini dihadiri seluruh perwakilan partai politik peserta pemilu, Bawaslu Jabar, perwakilan Polda Jabar, Kodam III/Siliwangi, dan Pemprov Jabar.

Ketua KPU Jabar Rifqi Alimubarok mengatakan, kehadiran seluruh perwakilan parpol dan bawaslu sudah memenuhi syarat untuk dilakukan rapat pleno. Dalam PKPU diatur minimal sepertiganya harus hadir untuk rapat pleno. 

Rekapitulasi diawali dengan pembukaan kotak suara. Kabupaten Tasikmalaya menjadi daerah pertama yang dihitung dalam rapat pleno rekapitulasi kali ini.

AYO BACA : 1.363 Personel Polisi Amankan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu Jabar

"Hari ini sudah kita pastikan untuk kabupaten Tasikmalaya setelah kita lakukan proses penyampaian hasil terkait kabupaten Tasikmalaya tidak ada masalah. Jadi, angka hasilnya semua sama. Baik pemilhan presiden, DPR, DPRD provinsi, DPD, semua angkatan sama. Tidak ada selisih," ungkap Rifki di sela istirahat Rapat pleno.

Namun, mantan ketua KPU Kota Bandung itu menyampaikan, dari rekapitulasi Kabupaten Tasikmalaya ditemukan selisih angka data pemilih. Selisih tersebut, lanjutnya, ada pada DPT tambahan (DPTb) di dokumen.

"Diketahui jumlahnya 876 namun saat disampaikan 877 ternyata ada selisih 1. Itu yang harus kita perbaiki dan kita jelaskan. Tapi untuk hasil tidak ada masalah. Jadi, kalau hasilnya tidak ada masalah berarti itu sudah sama tidak ada persoalan. Nanti kita cek dari aspek mana yang ada kesalahpahaman entri data di situng," papar Rifki.

AYO BACA : Prabowo-Sandi Unggul 170.961 Suara di Kota Bogor

Rapat Dihentikan Sesuai Jadwal

Sementara itu, berdasarkan jadwal untuk hari pertama, rapat pleno akan merekapitulasi enam kota dan kabupaten. Setelah kabupaten Tasikmalaya, rekapitulasi dilanjut untuk Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Sumedang. 

Untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan, Rifki mengatakan, rekapiltulasi penghitungan suara akan dihentikan sesuai jadwal yakni pukul 17.30 WIB.

"Rapat hanya akan sampai pukul 17.30 WIB. Jadi, kita juga mengantisipasi kejadian-kejadian yang sudah terjadi di Kota/Kabupaten maupun di PPK kalau terus-menerus dilakukan proses rekapitulasi, khawatir banyak yang mengalami sakit. Jadi, selesai tidak selesai harus berhenti pukul itu," lanjut Rifki.

Rifki menambahkan, sisanya akan dilaksanakan hingga Sabtu (11/5/2019). Berdasarkan jadwal, Kabupaten Bekasi menjadi daerah terakhir yang bakal direkapitulasi suaranya. 

"Daerah sudah menyampaikan sekitar 23. Empat (daerah) yang belum (yaitu) Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota dan Kabupaten Bogor. Tapi tetap berlanjut diakhirkan. Tapi kita tunggu secepatnya, karena sampai 12 Mei batas rekapitulasi suara paling molor," ujarnya.

AYO BACA : Rapat Pleno di KPU Purwakarta Tidak Bisa Dihadiri Masyarakat Umum

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar