Yamaha Aerox

Kisah Rizky, Korban Gempa Palu dan Saksi Manchester City vs Leicester

  Rabu, 08 Mei 2019   Adi Ginanjar Maulana
Rizky dan pemain sepak bola Manchester City favoritnya Riyad Mahrez.(Kedubes Inggris)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Dari sebuah peristiwa tragis, muncul kisah yang menginspirasi. Rizky, seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun sedang menonton tim sepak bola Inggris favoritnya, Manchester City, di sebuah kafe internet ketika gempa bumi dahsyat dan tsunami menghantam Palu, Sulawesi Tengah pada 28 September. 

Rizky langsung menyelamatkan diri, meskipun lengannya patah. Kisah Rizky adalah salah satu dari banyak kisah yang diketahui masyarakat Inggris, menginspirasi mereka tentang kekuatan, ketabahan, dan sikap positif orang Indonesia. 

Cerita ini menggerakkan hati pesepakbola Manchester City, Riyad Mahrez, yang menyatakan dukungannya untuk Rizky melalui pesan video dan mengirim kaos sepak bola dengan membubuhkan tandatangannya.

AYO BACA : Korban Tewas Gempa Sulteng Tembus 2.002 Orang

Pada 2 Mei lalu, Rizky dan ayahnya mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Inggris menyaksikan Manchester City bermain. 

Manchester City mengalahkan Leicester City 1-0 pada Senin malam, mengambil langkah lain menuju kemenangan gelar Liga Premier tahun ini. 

Ia juga bertemu para pemain Manchester City dan menikmati jalan-jalan di Liverpool dan Manchester. 

AYO BACA : Guardiola Sesumbar Manchester City Akan Permalukan Leicester

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Asean, dan Timor Leste Moazzam Malik mengatakan kisah Rizky sangat menginspirasi orang-orang di seluruh dunia termasuk di Inggris. 

"Ketika bencana alam terjadi, kami sebagai teman ingin membantu. Inggris dan Indonesia memiliki persahabatan yang erat dan kami berada di garis depan. Sekitar 5 juta Poundsterling (Rp94 miliar) disumbangkan oleh Pemerintah Inggris, dan 27 juta Poundsterling (Rp507 miliar) disumbangkan oleh publik Inggris," paparnya melalui keterangan, Rabu (8/5/2019).

Menurutnya, olahraga dapat berperan dalam proses penyembuhan. Olahraga dapat menyatukan, menginspirasi, dan menghibur.

"Liga Premier menjadi milik seluruh dunia sebagai liga sepak bola nasional terbesar, paling kompetitif dan mendunia," katanya.

AYO BACA : Kalah Lagi, Man City Melorot dan Tertinggal

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar