Yamaha Lexi

Pemkot Bandung Beri 'Uang Kadeudeuh' kepada 8 Keluarga Korban KPPS

  Rabu, 08 Mei 2019   Anya Dellanita
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, memberikan uang kadeudeuh kepada 8 keluarga korban KPPS dalam acara Pengajian Reboan di Masjid Al-Ukhuwah, Jalan Wastukencana, Rabu (8/5/2019). (Anya Dellanita/ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan santunan kepada keluarga petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur dalam kegiatan pemilu, pilpres, dan pileg. Santunan yang disebut dengan 'Uang Kadedeuh' diberikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial dalam acara Pengajian Reboan di Masjid Al-Ukhuwah, Jalan Wastukencana, Rabu (8/5/2019).

Santunan tersebut berupa uang senilai Rp5 juta dan akan diberikan kepada 8 keluarga korban petugas KPPS. Oded mengatakan pihaknya berharap para korban tidak memperhatikan jumlah santunannya.

AYO BACA : BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan Keluarga KPPS yang Meninggal

"Yang diberi santunan korban pejuang 8 orang KPPS. Saya harap ya tidak memperhatikan jumlahnya tapi ini kan bentuk kepedulian kami sebagai pemerintah pada pejuang demokrasi dalam melaksanakan tugasnya dalam pesta demokrasi sebagai KPPS," ujar Oded.

Oded juga berharap agar keluarga korban senantiasa sabar dan dibesarkan hatinya dalam melanjutkan hidupnya.

AYO BACA : Banyaknya KPPS yang Meninggal Jadi Beban Sejarah Pemilu Indonesia

Selain memberikan santunan pada keluarga korban KPPS, Pemkot Bandung juga turut memberikan apresiasi pada para pemenang lomba MTQ, yang membawa Bandung menjadi juara umum. Hadiah tersebut dikatakan cukup besar, walaupun tidak menyebutkan jumlah.

Sekda Kota Bandung Emma Sumarna mengatakan jumlah tersebut senilai dengan nominal untuk ibadah haji.

Oded juga menitipkan pesan bagi masyarakat kota Bandung perihal anak-anak yang sering trek-trekan di malam hari. Menurutnya, hal itu kurang baik dilakukan, apalagi ini bulan Ramadan.

"Saya menghimbau kepada siapapun, terutama anak-anak muda yang suka keluar di malam hari, trek-trekan ya saya kira. Sayaa menghimbau tidak melakukan itu. Karena saya berharap di bulan ramadan yang agung, yang suci, kita merespon positif dengan cara memperbanyak amal ibadah," tuturnya.

AYO BACA : Pecah Pembuluh Darah Otak, Ketua KPPS di Sukabumi Meninggal

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar