Yamaha Lexi

Bawaslu Garut Hentikan 3 Kasus Pelanggaran Pemilu

  Rabu, 08 Mei 2019   M. Naufal Hafiz
Ilustrasi Pemilu. (Attia Dwi Pinasti/Ayobandung.com)

GARUT, AYOBANDUNG.COM—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut, menghentikan tiga kasus dugaan pelanggaran Pemilu 2019 karena tidak memenuhi peryaratan materiel.

"Ada tiga (kasus) dihentikan karena tidak memenuhi syarat materiel," kata Komisioner Bawaslu Garut Asep Nurjaman kepada wartawan di Garut, Rabu (8/5/2019).

AYO BACA : Terindikasi Lakukan Politik Uang, Caleg di Cianjur Dilaporkan

Ia mengatakan, tiga kasus itu dari 10 laporan dugaan pelanggaran pemilu yang diterima Bawaslu Garut selama tahapan pelaksanaan Pemilu 2019.

Laporan itu, kata dia, di antaranya terkait dugaan praktik politik uang, kampanye yang dilakukan pada masa tenang, dan dugaan penggelembungan suara.

AYO BACA : Bandung Jadi Salah Satu Daerah Rawan Konflik Pemilu

"Tiga kasus itu terdiri atas dugaan penggelembungan suara, kampanye di masa tenang, dan politik uang," katanya.

Menurut dia, tujuh kasus lainnya sedang diselidiki lebih lanjut dengan melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada saksi dan pihak yang dilaporkan.

"Saat ini tujuh kasus sedang proses klarifikasi," katanya.

Ia menambahkan, seluruh kasus pelanggaran itu akan dibahas bersama oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) terdiri atas Kejaksaan Negeri Garut, Polres Garut, dan Bawaslu Garut.

"Hasil klarifikasi nanti akan menjadi bahan pembahasan di Gakkumdu," katanya.

AYO BACA : Kades Cimareme Ditetapkan Jadi Tersangka Pelanggar Pemilu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar