Yamaha Lexi

MUI Jabar Imbau Ormas Tidak Lakukan Razia Berlebihan

  Selasa, 07 Mei 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Sejumlah warga berjualan makanan di pasar Ramadhan di Jalan WR Supratman, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (6/5/2019). Bulan suci Ramadhan menjadi kesempatan bagi warga untuk berjualan di pasar Ramadhan yang hanya muncul sekali setahun untuk menjual aneka makanan untuk berbuka puasa umat muslim. ANTARA FOTO/FB Anggoro/ama.

BUAHBATU, AYOBANDUNG.COM--Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat (Jabar) mengimbau agar organisasi masyarakat (Ormas) tidak melakukan razia berlebihan terhadap warung makan yang buka pada siang hari saat Bulan Ramadan.

"Jangan sampai razia-razia tidak perlu. Ini kan hanya imbauan masalah keimanan," kata Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei saat ditemui di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (7/5/2019).

AYO BACA : Cegah Infeksi Tenggorokan saat Puasa, Hindari Jenis Makanan dan Minuman Ini

Menurutnya, memang kegiatan untuk menyisir tempat makan biasa dilakukan oleh ormas. Namun tentunya ia meminta para ormas agar tidak berlebihan, karena MUI pun hanya mengeluarkan imbauan.

"Kalaupun ada yang melanggar hukum, diselidiki dahulu pelanggarannya," kata dia.

AYO BACA : Cegah Memubazirkan Makanan Saat Buka Puasa

Selain itu pihaknya turut mengimbau kepada para pemilik warung makan agar menghargai umat Islam yang tengah berpuasa.

Warung makan diminta tidak terlalu terang-terangan jika buka saat masyarakat tengah menjalankan ibadah puasa.

"Tentu berkaitan kemuliaan bulan puasa, kami mengimbau bagi yang menjual dagangan saling menghormati. Jangan terlalu terbuka, karena kurang menghormati masyarakat yang berpuasa," katanya.

Menurut Rachmat, imbauan untuk tidak buka secara terang-terangan saat siang hari sudah menjadi kewajiban para pemilik warung makan saat bulan puasa tiba.

"Kita sifatnya memberi imbauan dan kesadaran kepada para pedagang," kata dia.

AYO BACA : Cara Agar Tidak Makan Berlebihan saat Buka Puasa

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar