Yamaha Mio S

Tunjukkan Toleransi Beragama, Istri Gusdur Sahur di Wihara Bogor

  Selasa, 07 Mei 2019   Fira Nursyabani
Istri mendiang Presiden keempat K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah, bersama anaknya Yenny Wahid. (@Yennywahid/Instagram)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Istri mendiang Presiden keempat K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah, melaksanakan sahur bersama di Vihara Dhanagun Kota Bogor, Selasa (7/5/2019). Tujuannya adalah untuk menunjukkan toleransi antarumat beragama.

AYO BACA : Diisukan Bawa Gerbong dari PSM, Ini Jawaban Robert Alberts

"Saya menyadari bahwa kita ini tinggal di negara Republik Indonesia yang masyarakatnya majemuk, terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama. Kita punya semboyan Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi satu," ujar dia, usai acara tersebut.

AYO BACA : Toleransi Dinilai Masih Jadi Tantangan Bangsa

Pada kegiatan bernama "Sahur Keliling 2019" itu, Sinta mengajak anak jalanan, kaum duafa, serta anak yatim piatu untuk santap sahur bersama diselingi tausiyah dan marawis. Menurut dia, kegiatan itu bermaksud merekatkan kebersamaan meski dalam keberagaman.

"Merajut tali persaudaraan yang lebih erat di antara anak bangsa, itu tujuannya. Agar saudaranya yang beragama Islam bisa melaksanakan ibadah puasa sebaik-baiknya," ungkapnya.

Ia berharap, bukan hanya kebersamaan antaranak bangsa yang kian rekat, melainkan juga saling menyayangi dan menghormati dalam hal beribadah maupun aktivitas positif lainnya. "Karena itu saya mengajak semuanya untuk menyelenggarakan ini sebagai ungkapan rasa persaudaraan, rasa saling menyayangi, saling menghormati," kata Sinta.

AYO BACA : Cara Asyik Menyebar Pesan Toleransi Lewat Board Games

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar