Yamaha NMax

Tarif Pesawat Mahal Bakal Dikaji Kembali oleh Pemerintah

  Senin, 06 Mei 2019   Dadi Haryadi
Penumpang pesawat menunggu di Bandara Husein Sastranegara Bandung. (Irfan-Al-Faritsi/Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah akan mengkaji ulang regulasi mengenai tarif batas atas tiket pesawat yang masih menimbulkan ekonomi biaya tinggi, untuk menyesuaikan harga menjelang mudik Lebaran 2019.

AYO BACA : Pengamat: Tiket Pesawat Masih Mahal, Tol Trans Jawa Diprediksi Dipadati Pemudik

"Kita minta supaya 'direview' penentuan tarif batas bawah, batas atas. Hitung-hitungannya bagaimana, beliau mengatakan mereview berapa jauh akan turun," kata Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai acara buka puasa bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, seperti dikutip Antara, Senin (6/5/2019).

AYO BACA : Menhub: Tidak Ada Subsidi Tiket Pesawat

Menurut Darmin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan pengkajian ulang Peraturan Menteri Nomor PM 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri dapat selesai dalam waktu satu pekan.

Menko mengatakan Kementerian BUMN juga akan mematuhi peraturan mengenai tarif batas atas yang akan berlaku.

"Kalau batas atasnya diubah, ya jelas efektif dong, karena Menteri BUMN mengatakan dia tidak akan intervensi, tapi kalau itu (tarif batas atas) diturunkan, maka tiketnya diturunkan," demikian Darmin.

AYO BACA : Tiket Pesawat Masih Mahal, Pemerintah Godok Aturan Baru

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar