Yamaha

36 Pasangan tidak Sah dan PSK Terjaring Operasi Gabungan Satpol PP Kota Bandung

  Sabtu, 04 Mei 2019   Faqih Rohman Syafei
Satpol PP Kota Bandung menjerat 36 orang dalam operasi gabungan dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadan. (Faqih Rohman Syafei/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 36 orang diamankan Satpol PP Kota Bandung dari lima hotel melati dalam operasi gabungan, Jumat (3/5/2019). Enam di antaranya diduga berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK). 

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Suhada mengatakan operasi gabungan ini dilakukan dengan menggandeng sejumlah unsur terkait. Tujuannya, dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadan. 

"Kami melakukan kegiatan kedua kalinya, malam ini kami melakukan penindakan terhadap Perda K3 Perda 11 tahun 2005 tentang K3 khususnya Pasal 49 ayat 1 tentang pelanggar asusila dan prostitusi," ujarnya kepada awak media, Jumat (3/5/2019).

AYO BACA : Bogor Tutup Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan

Dia menyebutkan pada operasi gabungan malam ini, pihaknya menyisir sebanyak lima hotel melati dan beberapa lokasi lainnya di kawasan pusat Kota Bandung yang terindikasi sebagai tempat prostitusi. Hasilnya, sebanyak 15 pasangan bukan suami istri, dan enam orang PSK terjaring. 

"Yang terjaring jumlahnya 36 orang terdiri dari 15 pasangan diduga melakukan prostitusi dan enam orang diindikasi selaku PSK," terangnya. 

Satpol PP juga, sambung Mujahid menyita sejumlah barang bukti di dalam kamar hotel, di antaranya alat kontrasepsi yang telah terpakai. Selain dikamar, barang bukti tersebut ditemukan di meja kasir. 

AYO BACA : Persiapan Mudik, Polres Bandung Akan Tambah Infrastruktur Pendukung

"Itu yang didapat di beberapa hotel, diindikasikan melakukan atau menyediakan tempat untuk prostitusi. Karena di lokasi ada kasir yang jual kondom," ucapnya.

Dia mengungkapkan 15 pasangan tersebut akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan keenam lainnya akan diberikan pembinaan di panti rehab yang berlokasi di Palimanan, Kabupaten Cirebon. 

"Yang 15 pasangan apakah betul pasangan mesum ataukah pasangan yang pakai transaksi. Kalau yang enam kami sudah kerja sama dengan panti rehab dan mereka akan dijemput," jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini akan terus dilakukan selama bulan Ramadan terutama untuk memberantas minuman keras (miras) dan prostitusi serta pelanggaran lainnya. Satpol PP juga tak segan akan memberikan penindakan.

AYO BACA : 850 Petugas Gabungan Siap Tegakkan Perda Selama Ramadan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar