Yamaha Mio S

Temui Jokowi dengan Mobil B-2024-AHY, Agus Yudhoyono Kode Nyapres di 2024?

  Jumat, 03 Mei 2019   Fira Nursyabani
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima kunjungan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5/2019). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemilu 2019 Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendatangi Istana Merdeka, Jakarta, untuk bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), pada Kamis (3/5/2019) kemarin.

AHY yang mengenakan pakaian batik berlengan panjang disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan masuk ke Ruang Kredensia sekitar pukul 16.17 WIB. Presiden Jokowi yang sudah berada di ruang kerjanya itu pun turut menyalami AHY.

Ada satu hal menarik dalam kedatangan AHY ke Istana Merdeka ini. Anak dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu terlihat turun dari mobil Toyota Land Cruiser hitam bernomor polisi B-2024-AHY.

Plat nomor kendaraan yang ditumpangi AHY tersebut langsung memunculkan sejumlah spekulasi. Ada yang mengatakan angka 2024-AHY itu merupakan 'kode' bahwa putra sulung SBY ini akan melenggang ke bursa pencapresan pada 2024 mendatang.

AYO BACA : Habib Rizieq Minta Proses Situng Dihentikan, Apa Kata KPU?

Namun saat jumpa pers di depan wartawan, AHY tidak menjelaskan mengenai plat nomor kendaraannya itu. Ia hanya mengatakan bahwa kedatangannya ke istana untuk memenuhi undangan dari Presiden Jokowi.

Dia menuturkan, ia dan presiden telah membahas mengenai masa depan Indonesia. "Yang jelas semangatnya kita ingin melihat Indonesia ke depan semakin baik dan kita juga harus terus bisa menyumbangkan pikiran dan gagasan. Ini bagian dari semangat demokrasi dan keinginan mewujudkan Indonesia yang semakin baik," kata AHY.

Menurut dia, pemerintah dan partai politik harus tetap bertukar pikiran dan saling memberi masukan positif. AHY menjelaskan,  masukan yang diberikan tidak hanya mengenai politik praktis, tetapi juga politik yang membangun bangsa.

"Tidak harus selalu berbicara tentang komunikasi politik secara pragmatis, tetapi juga ada hal-hal besar lain dan kita juga harus bisa membangun semangat untuk mewujudkan indonesia semakin baik ke depan," ungkapnya.

AYO BACA : AHY Akan Lakukan Pertemuan Empat Mata dengan Jokowi Sore Ini

Ia juga menyampaikan harapan agar masyarakat tenang dan bersabar menunggu hasil resmi Pemilu 2019 dari Komisi Pemilihan Umum.

"Memang tadi sempat dibahas bahwa kita berharap pasca 17 April 2019, hari pencoblosan yang sudah kita lalui bersama, mudah-mudahan kita semuanya bisa tenang, sabar, dan melihat situasi dan perkembangan," kata AHY.

Menurut Agus, masyarakat Indonesia harus bersikap dewasa dalam melaksanakan demokrasi. Dia mengajak bangsa Indonesia untuk tidak berlebihan menyikapi perbedaan pendapat dan persepsi politis.

"Seperti yang pernah saya sampaikan, sikap terbaik bagi kita adalah menunggu sampai dengan perhitungan terakhir, yang nanti akan diumumkan secara resmi oleh KPU, penyelenggara Pemilu yang kita harapkan benar-benar bisa menjalankan tugasnya," ujarnya.

Dalam perbincangannya dengan Jokowi, AHY juga membahas tentang beberapa petugas Pemilu 2019 yang gugur saat menjalankan tugas.

"Kita tahu cukup banyak saudara kita yang menjadi korban, dalam arti meninggal dunia, dan sakit karena berjuang untuk bisa menyelenggarakan pemilu secara damai dan demokratis," katanya.

AHY mengatakan ia juga turut menyampaikan salam dari ayahnya, SBY, kepada Presiden Jokowi. "Saya menyampaikan salam hormat dari Pak SBY dan Ibu Ani, tadi pagi saya sempat berkomunikasi yang intinya adalah tentu menyampaikan salam hormat kepada Bapak Presiden karena tentunya saya juga senang," tutur dia.

AYO BACA : Situng KPU RI Jumat Pagi: Prabowo-Sandiaga Tertinggal Hampir 12 Juta Suara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar